BGN Gelar Pelatihan Massal Tingkatkan Kapabilitas Penjamah Makanan di Sulawesi Tengah

AKURAT.CO Dalam upaya memperkuat kompetensi tenaga pengelola pangan, Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Direktorat Penyediaan dan Penyaluran Wilayah 3 menyelenggarakan pelatihan penjamah makanan secara serentak di empat wilayah Provinsi Sulawesi Tengah pada Sabtu (25/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 2.545 peserta yang berasal dari 97 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Para peserta terdiri atas Kepala SPPG, ahli gizi, akuntan, hingga relawan dapur yang berperan langsung dalam proses penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.
Baca Juga: BGN Kembalikan Rp70 Triliun ke Negara, Siapkan Rp335 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis 2026
Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah 3 BGN, Ranto, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen lembaganya dalam menjamin kualitas, keamanan, dan higienitas pangan di seluruh satuan pelayanan.
“Pelatihan ini merupakan langkah nyata BGN untuk memastikan setiap penjamah makanan memiliki kemampuan dan pemahaman yang tepat dalam pengelolaan dapur, sehingga kualitas dan keamanan pangan selalu terjaga,” ujarnya.
Untuk memperkaya materi, BGN menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, PERSAGI, BPOM, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Materi pelatihan mencakup sanitasi, higienitas, pengawasan bahan pangan, keamanan makanan, serta perlindungan kesejahteraan relawan SPPG.
Kegiatan yang digelar di Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kota Palu, dan Kota Poso ini juga menekankan pentingnya penerapan standar pengolahan makanan bergizi (MBG) yang higienis mulai dari pemilihan bahan baku hingga tahap penyajian.
Baca Juga: BGN Kembalikan Rp70 Triliun ke Negara, Siapkan Rp335 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis 2026
Ranto berharap kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan merata di seluruh Indonesia.
“Kami ingin agar pelatihan ini tidak berhenti di satu wilayah saja, tetapi bisa menjadi program rutin untuk memperkuat kompetensi para penjamah makanan di seluruh SPPG nasional,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








