Akurat

BGN Gelar Pelatihan Massal Tingkatkan Kapabilitas Penjamah Makanan di Sulawesi Tengah

Ratu Tiara | 25 Oktober 2025, 14:34 WIB
BGN Gelar Pelatihan Massal Tingkatkan Kapabilitas Penjamah Makanan di Sulawesi Tengah

AKURAT.CO Dalam upaya memperkuat kompetensi tenaga pengelola pangan, Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Direktorat Penyediaan dan Penyaluran Wilayah 3 menyelenggarakan pelatihan penjamah makanan secara serentak di empat wilayah Provinsi Sulawesi Tengah pada Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 2.545 peserta yang berasal dari 97 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Para peserta terdiri atas Kepala SPPG, ahli gizi, akuntan, hingga relawan dapur yang berperan langsung dalam proses penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.

Baca Juga: BGN Kembalikan Rp70 Triliun ke Negara, Siapkan Rp335 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis 2026

Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah 3 BGN, Ranto, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen lembaganya dalam menjamin kualitas, keamanan, dan higienitas pangan di seluruh satuan pelayanan.

“Pelatihan ini merupakan langkah nyata BGN untuk memastikan setiap penjamah makanan memiliki kemampuan dan pemahaman yang tepat dalam pengelolaan dapur, sehingga kualitas dan keamanan pangan selalu terjaga,” ujarnya.

Untuk memperkaya materi, BGN menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, PERSAGI, BPOM, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Materi pelatihan mencakup sanitasi, higienitas, pengawasan bahan pangan, keamanan makanan, serta perlindungan kesejahteraan relawan SPPG.

Kegiatan yang digelar di Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kota Palu, dan Kota Poso ini juga menekankan pentingnya penerapan standar pengolahan makanan bergizi (MBG) yang higienis mulai dari pemilihan bahan baku hingga tahap penyajian.

Baca Juga: BGN Kembalikan Rp70 Triliun ke Negara, Siapkan Rp335 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis 2026

Ranto berharap kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan merata di seluruh Indonesia.

“Kami ingin agar pelatihan ini tidak berhenti di satu wilayah saja, tetapi bisa menjadi program rutin untuk memperkuat kompetensi para penjamah makanan di seluruh SPPG nasional,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R