Akurat

Ini Makanan dan Minuman yang Perlu Dihindari Saat Puasa

Yusuf | 4 Maret 2025, 08:19 WIB
Ini Makanan dan Minuman yang Perlu Dihindari Saat Puasa

AKURAT.CO Puasa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga momen untuk menerapkan pola makan yang sehat agar tubuh tetap bugar dan berenergi sepanjang hari.

Pemilihan makanan dan minuman yang kurang tepat dapat berdampak negatif, seperti menyebabkan dehidrasi, gangguan pencernaan, bahkan penurunan energi secara drastis.

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa.

Lalu, apa saja makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari selama puasa?

1. Makanan tinggi gula

Saat berbuka puasa, banyak orang cenderung memilih makanan dan minuman tinggi gula, seperti sirup manis, kue-kue, atau makanan yang digoreng.

Memang, makanan manis memberikan energi instan, tetapi jika dikonsumsi berlebihan, dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang tidak stabil.

Akibatnya, tubuh bisa cepat merasa lemas setelah kadar gula menurun kembali.

Oleh karena itu, lebih baik memilih sumber karbohidrat kompleks seperti kurma atau buah-buahan alami yang dapat memberikan energi secara bertahap.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Buka Puasa Selasa 4 Maret 2025 Jakarta dan Sekitarnya

2. Gorengan dan makanan berlemak

Gorengan menjadi favorit saat berbuka karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah.

Namun, makanan ini mengandung lemak jenuh yang sulit dicerna oleh tubuh, sehingga dapat menyebabkan perut terasa begah dan tidak nyaman.

Terlebih lagi, mengonsumsi makanan tinggi lemak saat sahur dapat mempercepat rasa haus karena tubuh membutuhkan lebih banyak cairan untuk mencernanya.

Sebagai alternatif, pilihlah makanan yang dipanggang atau dikukus yang lebih sehat dan mudah dicerna.

3. Makanan yang terlalu asin

Makanan yang mengandung garam berlebih, seperti keripik, makanan kalengan atau hidangan berbumbu asin, dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat.

Garam memiliki sifat menahan air di dalam tubuh, sehingga menghambat distribusi cairan yang seimbang. Akibatnya, tubuh lebih cepat merasa haus saat puasa.

Untuk mengurangi asupan garam, pilihlah makanan yang dimasak sendiri dengan kadar garam yang lebih terkontrol.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa dan Waktu Imsak Makassar Hari ini, Selasa 4 Maret 2025

4. Makanan pedas

Bagi pecinta makanan pedas, puasa mungkin menjadi tantangan tersendiri karena konsumsi makanan pedas berlebihan dapat menyebabkan iritasi lambung dan gangguan pencernaan, seperti diare atau mulas.

Namun, bukan berarti makanan pedas harus dihindari sepenuhnya. Konsumsi dalam jumlah terbatas tetap diperbolehkan, mengingat cabai mengandung vitamin C dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.

Pastikan porsinya tetap seimbang agar tidak mengganggu sistem pencernaan selama beribadah puasa.

5. Minuman berkafein

Minuman seperti kopi, teh atau soda berkafein bisa menjadi pilihan yang menggoda, terutama bagi mereka yang terbiasa mengonsumsinya setiap hari.

Namun, saat puasa, minuman berkafein dapat meningkatkan risiko dehidrasi karena bersifat diuretik, yang berarti dapat merangsang pengeluaran cairan dari tubuh lebih cepat.

Jika ingin tetap menikmati kafein, sebaiknya dikonsumsi setelah berbuka dan tidak dalam jumlah berlebihan.

Alternatif yang lebih baik adalah memilih air putih, jus buah alami atau infused water untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Baca Juga: Temani Puasa Ramadhan Makin Seru, Sederet Program Baru MDTV

Menjaga pola makan yang sehat selama Ramadan sangat penting untuk memastikan tubuh tetap fit dan berenergi.

Hindari makanan dan minuman yang dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan pencernaan, serta lonjakan atau penurunan energi yang drastis.

Sebagai gantinya, pilihlah makanan yang kaya nutrisi, mudah dicerna dan mampu memberikan energi yang bertahan lama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
W
Editor
Wahyu SK