Penting! Ini 6 Makanan Pemicu Bau Badan yang Perlu Diketahui

AKURAT.CO Bau badan seringkali menjadi masalah yang mengganggu kepercayaan diri. Padahal, menjaga kebersihan tubuh sudah dilakukan.
Tahukah kalian? Ternyata, makanan yang dikonsumsi sehari-hari juga bisa menjadi salah satu penyebab bau badan yang tidak sedap.
Baca Juga: Viral Disebut Erina Gudono Bau Badan, Ini 5 Tips Islami Menghilangkan Bau Badan
Beberapa jenis makanan mengandung senyawa tertentu yang dapat memengaruhi aroma tubuh seseorang.
Ketika senyawa ini dicerna oleh tubuh, sisa metabolismenya dapat dikeluarkan melalui keringat dan pernapasan, sehingga menyebabkan bau badan yang khas.
Lantas, makanan apa saja yang bisa membuat badan bau? Berikut adalah 6 jenis makanan yang perlu diketahui.
1. Bawang-bawang
Makanan pemicu bau badan yang pertama adalah bawang-bawangan.
Aneka jenis bawang dapat menjadi pemicu bau badan yang tidak sedap.
Hal ini terjadi karena tubuh memproduksi senyawa berupa sulfur yang akan diubah menjadi senyawa volatil, seperti metil alil sulfide sebagai respon Ketika mengonsumsi bawang.
2. Makanan Pedas
Makanan pedas, seperti cabai, bisa menyebabkan bau badan. Hal ini karena makanan pedas mengandung senyawa capsaicin yang dapat memicu produksi keringat saat dikonsumsi.
Untuk mengatasinya masalah tersebut, Anda disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak sayuran hijau.
Sayuran berdaun hijau seperti bayam dapat membantu menyegarkan tubuh dan mencegah timbulnya bau badan.
3. Daging Merah
Daging merah memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi daripada daging putih dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh.
Saat daging merah dicerna, bakteri di dalam usus dapat memecah lemaknya, menghasilkan senyawa yang bisa mempengaruhi aroma tubuh saat dikeluarkan melalui keringat dan gas pencernaan.
4. Sayuran Jenis Cruciferous
Sayuran jenis cruciferous, seperti kembang kol, brokoli, kubis, dan packoy ternyata mengandung belerang atau sulfur yang menjadi penyebab bau badan.
Sebagai gantinya, dapat diselingi dengan mengonsumsi sayuran yang kandungan sulfurnya rendah, seperti ubi, jalar, terong, labu, dan jeruk.
5. Jenis Ikan-ikan
Selanjutnya makanan penyebab bau badan adalah ikan. Ikan seperti ikan teri, ikan mackerel, dan ikan sarden ternyata mengandung senyawa kimia berupa trimetilamina N-oksida.
Umumnya, kondisi ini terjadi pada orang yang memiliki gangguan metabolisme tubuh, seperti trimetilaminuria.
Trimetilaminuria adalah gangguan yang mengakibatkan tubuh tidak mampu mengurai senyawa kimia tertentu dalam makanan laut dengan benar.
Akibatnya, bau badan menjadi beraroma amis seperti ikan.
6. Susu dan Produk Olahannya
Susu dan produk olahannya seperti keju, yoghurt, dan mentega juga bisa menjadi penyebab bau ketiak yang tidak boleh diabaikan.
Susu kaya akan protein, dan jika dikonsumsi berlebihan, dapat memicu pelepasan hidrogen sulfida dan metil merkaptan dalam tubuh.
Kedua zat ini kemudian dikeluarkan melalui keringat, yang dapat menyebabkan bau badan yang tidak sedap.
Baca Juga: Kamu Harus Tahu Beda Antiperspirant Dan Deodorant, Mana Paling Ampuh Atasi Bau Badan?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







