Akurat

7 Makanan untuk Turunkan Darah Tinggi Usai Konsumsi Banyak Hidangan Berlemak Saat Lebaran

Siti Nur Azzura | 16 April 2024, 11:00 WIB
7 Makanan untuk Turunkan Darah Tinggi Usai Konsumsi Banyak Hidangan Berlemak Saat Lebaran

AKURAT.CO Lebaran menjadi momen yang pas untuk mengonsumsi ragam hidangan daging. Apabila diolah dengan benar, makanan daging bisa membuat sebagian orang ketagihan sehingga mengonsumsinya secara berlebihan.

Diketahui, mengonsumsi daging secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti darah tinggi. Jika mengalami kondisi terlanjur makan banyak daging ketika lebaran, segera cari informasi untuk mengatasinya.

Dikutip dari Healthline, Senin (15/4/2024), darah tinggi memiliki risiko penyakit jantung. Maka dari itu perubahan gaya hidup dan pola makan dapat membantu menurunkan darah tinggi.

Baca Juga: Bagaimana Jika sedang Berpuasa Syawal Ditawari Makanan saat Silaturrahmi?

Berikut makanan untuk menurunkan darah tinggi setelah mengonsumsi banyak hidangan daging saat Lebaran.

1. Jeruk

Jeruk dapat menurunkan darah tinggi setelah mengonsumsi banyak hidangan daging saat Lebaran. Buah ini kaya akan vitamin, mineral dan senyawa tumbuhan yang dapat membantu kesehatan jantung.

Berdasarkan studi tahun 2021 meninjau informasi 10 tahun terakhir tentang buah dan pengelolaan tekanan darah tinggi, ditemukan bahwa makan sekitar 530 hingga 600 gram buah per hari (sekitar empat buah jeruk) bermanfaat untuk pengelolaan tekanan darah. Para peneliti menganggap buah jeruk memiliki kemungkinan mencegah terkena tekanan darah tinggi.

2. Salmon dan ikan berlemak lainnya

Lemak pada ikan dapat membantu menurunkan darah tinggi. Sebuah studi tahun 2022 mengamati 71 penelitian dan informasi kesehatan dari 4.973 orang untuk mengetahui hubungan antara lemak omega-3 dari makanan atau suplemen dan tekanan darah.

Dengan mengonsumsi sebanyak 3 gram lemak omega-3 (sekitar 3,5 ons porsi salmon) dapat membantu menurunkan darah tinggi. Kadar lemak omega-3 yang lebih tinggi dalam makanan, termasuk ikan, juga dapat menurunkan risiko darah tinggi pada orang dewasa muda yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung atau diabetes.

3. Sayuran berdaun hijau

Sayuran berdaun hijau dapat membantu menurunkan darah tinggi, seperti lobak swiss dan bayam. Sayuran hijau merupakan sumber nutrisi seperti potasium dan magnesium yang mendukung tingkat tekanan darah menjadi optimal.

Sedangkan bayam dikenal kaya akan senyawa nabati untuk menurunkan darah tinggi. Terdapat kandungan antioksidan, potasium, kalsium dan magnesium di dalam jenis sayuran ini.

Mengonsumsi 16.9 ons sup bayam tinggi nitrat selama 7 hari dapat menurunkan SBP dan DBP, dibandingkan mereka yang menyantap sup asparagus rendah nitrat.

4. Wortel

Wortel yang dikonsumsi oleh banyak orang ternyata memiliki manfaat untuk menurunkan darah tinggi. Wortel memiliki kandungan senyawa nabati yang terlibat dalam berbagai proses kesehatan. Sebuah studi tahun 2023 menemukan bahwa kemungkinan tekanan darah tinggi turun 10% untuk setiap 100 gram wortel (sekitar 1 cangkir wortel mentah parut) yang dimakan setiap hari.

5. Telur

Telur tidak hanya kaya akan nutrisi tetapi penelitian juga menunjukkan bahwa telur dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang untuk menurunkan darah tinggi. Sebuah studi tahun 2023 terhadap 2.349 orang dewasa di Amerika Serikat menemukan bahwa makan lima butir telur atau lebih per minggu dikaitkan dengan tingkat SBP 2,5 mm Hg lebih rendah dibandingkan orang yang makan kurang dari setengah telur per minggu. Pemakan telur juga memiliki kemungkinan lebih rendah terkena tekanan darah tinggi dalam jangka panjang.

6. Kentang

Kentang memiliki beberapa senyawa nabati yang berguna dalam menurunkan darah tinggi. Kentang panggang berukuraan sedang (173 gram) dengan kulitnya mengandung 942 miligram potasium. Kandungan tersebut merupakan 20% dari kebutuhan harian dan lebih dari yang terkandung dalam pisang ukuran sedang.

Sebuah studi tahun 2021 memberi makan 30 orang dewasa yang berisiko tinggi atau menderita tekanan darah tinggi, empat kemungkinan diet, termasuk satu diet dengan 1.000 miligram potasium dari kentang (direbus, dipanggang, dipanaskan), selama 17 hari.

Di akhir penelitian, para peneliti menyimpulkan bahwa pola makan dengan kentang mengurangi SBP sebagai bagian dari pola makan sehat secara keseluruhan yang menyediakan sekitar 3.300 miligram potasium per hari.

7. Brokoli

Brokoli menajdi salah satu makanan yang dapat menurunkan darah tinggi. Hal ini dikarenakan terdapat kandungan antioksidan flavonoid yang dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah dan kadar oksida nitrat dalam tubuh.

Sebuah penelitian yang melibatkan data dari 187.453 orang, ditemukan bahwa mereka yang mengonsumsi empat porsi brokoli atau lebih per minggu memiliki kemungkinan lebih rendah terkena tekanan darah tinggi dibandingkan mereka yang mengonsumsi brokoli sebulan sekali atau kurang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.