5 Makanan Khas Natal di Indonesia dengan Citarasa Nusantara yang Lezat, Begini Cara Membuatnya!

AKURAT.CO Suka cita Natal selalu dihiasi tradisi yang unik dari berbagai negara. Sebagai negara yang turut merayakan sukacita Natal, Indonesia juga punya loh tradisi unik dan makanan unik yang khas saat Natal.
Kuliner Nusantara yang beragam juga menghiasi meja makan umat Nasrani di Indonesia yang merayakan sukacita Natal. Lalu apa saja makanan Natal khas Indonesia?
Berikut ini adalah 5 makanan lezat khas Nusantara yang jadi makanan khas saat Natal dan resep cara membuatnya, yuk simak selengkapnya!
1. Ikan Arsik Khas Batak
Ikan arsik adalah makanan Nusantara khas suku Batak Sumatera Utara, ikan arsik adalah ikan mas, mujair atau nila yang dibumbui oleh berbagai rempah-rempah khas suku batak salah satunya andaliman.
Ikan arsik sendiri adalah makanan yang selalu menjadi andalan suku Batak untuk disajikan saat memperingati hari-hari besar, seperti hari Natal.
Untuk membuat ikan arsik kamu memperlukan bahan-bahan berikut ini:
- 1/2 kg ikan (bisa ikan mas, mujair atau nila)
- 1 buah kecombrang (optional)
- 3 buah asam cekala, geprek
- 2 btg serai, geprek
- 1 buah asam potong
- Bawang batak
- Kacang panjang
Bahan halus:
- 6 btr bawang merah
- 4 siung bawang putih
- Segenggam andaliman (sesuai selera)
- 5 btr cabai merah keriting (sesuai selera)
- 5 btr cabai rawit merah
- 1 ruas jahe
- 1 ruas lengkuas
- 1 ruas kunyit
- 3 btr kemiri
Untuk mebuatnya kamu perlu mencuci bersih ikan terselebih dahulu, lalu siapkan wajan dan susun sereh serta asam yang sudah dipotong-potong ke dalam wajan. Letakkan ikan di atas susunan sereh dan siram dengan bumbu yang sudah dihaluskan.
Tambahkan air secukupnya dan masak dengan api sedang cenderung kecil agar bumbu meresap kedalam ikan. Saat ikan matang, tambahkan bawang batak dan kacang panjang lalu tambahkan pula garam dan koreksi rasa.
Setelah dirasa cukup, maka ikan arsik sudah bisa kmau hidangkan.
2. Sup Brenebon khas Manado
Sup khas suku Minahasa ini adalah hidangan Natal yang selalu dihidangkan oleh masayarakat suku Manado. Sup brenebon ini adalah hidangan peninggalan Belanda ini punya cirikhas kuah yang bening dengan bahan utama daging sapi dan kacang merah.
Untuk membuat sup Brenebon kamu bisa menyiapkan bahan-bhan berikut ini:
- 1 kg tulang iga sapi campur daging sengkel
- 250 gr kacang merah, rendam
- 2 liter air
- 1 btg kecil kayu manis
- 1 bh pekak
- 5 btr cengkeh
- 2 btg daun bawang iris panjang
- 2 btg seledri, ikat
- Garam dan gula secukupnya
Bumbu halus:
- 12 siung bawang merah
- 8 siung bawang putih
- 1 btr pala
- 1 sdt merica
Pelengkap:
- Seledri, iris halus
- Bawang merah goreng
Untuk cara membuatnya, langkah pertama kamu harus membersihkan iga dan daging, lalu potong-potong dan rebuh menggunakan air mendidih, saat merebus buah air darah dan juga busa yang ada saat proses perebusan, kemudian tiriskan daging.
Langkah selanjutnya kamu perlu menyiapkan panic dan memasukan air bersih, kacang merah, iga dan daging. Lalu rebus secara bersamaan.
Untuk menunggu matang, kamu bisa menumis bumbu halus, kayu manis, pekak, cengkeh, daun bawang dan seledri hingga harum dan matang.
Masukkan tumisan bumbu ke dalam panci rebusan daging. Tambahkan garam dan gula. Masak terus sampai daging dan kacang empuk. Cicipi. Angkat. Sajikan sup panas-panas, taburi dengan irisan seledri dan bawang merah goreng.
3. Ayam Rica-rica khas Manado
Olahan ayam yang terkenal karena rasa pedas ini lagi-lagi berasal dari Manado. Hidangan ini juga tidak luput disajikan saat perayaan hari-hari besar seperti hari Natal.
Untuk membuat ayam rica-rica khas Manado kamu perlu mempersiapkan bahan-bahan seperti:
Bahan-bahan
1 kg Ayam (Potong kecil² atau sesuai selerah yah
1 sdm Kaldu bubuk
1 sdt jeruk nipis
1/2 sdt merica bubuk
Bumbu halus :
30 biji cabe Rawit merah
10 biji cabe keriting merah
10 siung Bawang merah
2 siung Bawang putih
3 biji Kemiri
1 ruas Kunyit (± 3cm)
1 ruas Jahe (± 3cm)
1 ruas Lengkuas (± 3cm)
Bahan pelengkap :
2 batang Serei (digeprek)
2 lembar daun salam
2 lembar daun Jeruk
1 lembar daun pandan (aku : skip)
secukupnya Daun bawang
secukupnya Daun Kemangi
secukupnya garam dan mecin
Untuk membuat ayam rica-rica kamu perlu marinasi ayam selama 15 menit dengan kaldu bubuk, merica, dan jeruk nipis, sisihkan
Kemudian blender Semua bumbu sampai halus, ayam yang tadi di marinasi kemudian digoreng setengah matang lalu diangkat. Kemudian tumis bumbu halus, sampai wangi, masukkan Daun salam, daun jeruk dan serei geprek. Lalu aduk sampai minyak sudah terpisah dengan bumbu.
Kemudian masukkan ayam dan aduk rata, tambahkan sedikit air sekitar 75ml dan tambahkan garam dan mecin secukupnya, tes rasa, masak sekitar 20-30 menit sampai air menyusut. Setelah air menyusut ayam rica-rica siap dihidangkan.
4. Poporcis khas Ambon
Kue ini diadaptasi darin kue khas Belanda, yang mmepunya rasa mirip dengan pancake namun berbentuk bulat. Kue ini biasa disantap sebagai sarapan saat Natal di Ambon.
Untuk membuat kue Poporcis kamu perlu menyiapkan bahan-bahan berikut ini:
200 gr tepung terigu
25 gr gula pasir
1/4 sendok teh garam
1 sendok teh ragi instan
300 ml susu cair
30 gr margarin, lelehkan
2 butir telur ayam, kocok lepas
50 gr gula halus untuk taburan jika suka
Baca Juga: 10 Ide Kado Natal yang Cocok untuk Bayi Usia di Bawah Satu Tahun
Cara membuat poporcis sendiri sangat mudah, pertama aduk rata tepung terigu bersama dengan garam, gula pasir dan ragi instan.
Di wadah yang lain, kocok lepas telur, setelah itu masukkan susu cair sedikit demi sedikit sambi di aduk hingga rata.
Tuang adonan ke dalam campuran tepung sedikit demi sedikit sambil di aduk hingga licin, setelah licin, diamkan adonan selama 20 menit.
Setelah di diamkan, tambahkan dengan margarinyang telah di lelehkan, aduk hingga rata.
Panaskan cetakan poffertjes, lalu tuang adonan ke dalam cetakan hingga 3/4 tinggi adonan, masak hingga setengah matang. Balik adonan hingga menyerupai bola, lalu masak hingga matang. Angkat dan sajikan bersama dengan taburan gula halus.
5. Kue bagea NTT dan Papua
Kue ini merupakan salah satu kue kering yang kehadirannya selalu ada saat perayaan Natal di NTT dan Papua. Kue bagea berbahan dasar dari tepung sagu yang memiliki tekstur sedikit keras saat digigit. Biasanya kue kering ini dimakan dengan mencelupkan ke minuman terlebih dahulu.
Untuk membuat kue bagea kamu bisa menyiapkan bahan-bahan seperti:
2 butir telur
150 g gula pasir
75 ml minyak goreng
200 g tepung sagu
100 g tepung terigu
150 g kacang kenari, cincang kasar
100 g kelapa parut setengah tua, sangrai, haluskan
½ sdt kayu manis bubuk
½ sdt soda kue
¼ sdt vanili bubuk
50 g kacang mete utuh
Cara membuat kue bagea bisa dimulai dengan mengocokocok telur dan gula pasir menggunakan mixer kecepatan tinggi hingga mengembang. Tambahkan minyak goreng, kocok hingga rata.
Lalu masukkan tepung sagu, tepung terigu, kacang kenari, kelapa parut, kayu manis bubuk, soda kue, dan vanili bubuk, kocok dengan kecepatan rendah hingga rata dan menjadi adonan yang bisa dibentuk.
Ambil 1 sdm adonan, bentuk menjadi oval, pipihkan. Susun adonan di atas loyang datar beralas baking paper.
Berikan 1 buah kacang mete di atas setiap adonan, tekan perlahan agar kacang menempel erat dengan adonan.
Panggang dalam oven panas suhu 160℃ hingga matang (15-20 menit). Keluarkan, biarkan hingga dingin.
Simpan dalam wadah kedap udara atau sajikan segera.
Kamu juga bisa memvariasikan rasa bagea dengan mengganti penggunaan kacang kenari dengan kacang mete atau kacang tanah.
Itulah 5 hidangan Natal khas Indonesia, apakah kamu tertarik membuat makanan-makanan Natal tersebut?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







