Intip Sosok Pendiri RM Padang Sederhana, Ternyata Hanya Lulusan SD

AKURAT.CO Bustamam adalah seorang pendiri Rumah Makan Sederhana yang berasal dari Lintau Buo, Tanah Datar, Sumatera Barat, lahir pada tahun 1942.
Dikutip dari berbagai sumber, Senin (11/9/2023), kehidupan awal Bustamam sebagai seorang anak yatim piatu bersama kakak dan adiknya, yang hanya memiliki pendidikan Sekolah Dasar (SD) sebagai modal, tidaklah mudah.
Baca Juga: 5 Pilihan Top Rumah Makan Padang di Jakarta
Awal Perjalanan RM Padang Sederhana
Pada usia muda, Bustamam memiliki tekad untuk merantau ke Jambi, di mana dia bekerja dalam berbagai pekerjaan termasuk kerja di kebun karet, penjualan koran, menjadi tukang cuci di rumah makan bahkan menjadi pedagang asongan.
Kemudian, dia bergabung dengan rumah makan milik saudaranya yang kebetulan bernama Sederhana. Di sana, perannya sangat beragam, mulai dari mencuci piring, memasak, melayani pelanggan, hingga mengurus pembelian bahan makanan.
Ini menjadi kesempatan besar bagi Bustamam untuk belajar dan mengembangkan keterampilannya.
Pada tahun 1970-an, dia dan istrinya pindah ke Jakarta tepatnya di Matraman. Awalnya, Bustamam kembali menjadi pedagang asongan tetapi seiring berjalannya waktu, dia mulai mempelajari seni memasak dan akhirnya mendirikan warung makan sendiri.
Meskipun dia seringkali mengalami penipuan dari karyawannya sendiri, namun semangatnya tidak pernah pudar.
Perjalanan usaha Bustamam tidak selalu mulus. Warungnya pernah terkena razia Satpol PP, dan rumahnya bahkan pernah terbakar.
Seiring berjalannya waktu, usahanya tumbuh pesat. Pada tahun 1974, restoran tersebut membuka banyak cabang baru. Akhirnya, usahanya dikenal sebagai Rumah Makan Padang Sederhana, nama yang dipilih oleh istrinya karena kata 'Sederhana' mudah diingat.
Usaha RM Padang Sederhana telah tersebar di seluruh Indonesia dan memiliki sekitar 200 cabang, bahkan sampai ke Malaysia. Rumah Makan Sederhana sekarang dioperasikan oleh perusahaan bernama PT Sederhana Citra Mandiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






