Akurat Logo

Ancaman Bom Palsu Ganggu 25 Penerbangan di Eropa, Sejumlah Pesawat Dikawal Jet Tempur

Fitra Iskandar | 6 November 2026, 11:27 WIB
Ancaman Bom Palsu Ganggu 25 Penerbangan di Eropa, Sejumlah Pesawat Dikawal Jet Tempur
Ancaman bom palsu ganggu 25 penerbangan di Eropa - Telegraphindia

AKURAT.CO Ancaman bom palsu kembali mengganggu penerbangan di Eropa pada Kamis pagi. Sedikitnya 25 penerbangan dari berbagai maskapai menerima ancaman bom di sejumlah negara, mulai dari Irlandia hingga Bulgaria. Sejumlah pesawat terpaksa melakukan pendaratan di luar jadwal, dialihkan ke bandara lain, bahkan dikawal jet tempur untuk memastikan keselamatan penumpang.

Insiden ancaman bom terhadap pesawat ini merupakan kejadian kedua dalam pekan ini. Meski tidak ditemukan perangkat peledak, rangkaian ancaman tersebut memicu peningkatan pengamanan di sejumlah bandara Eropa.

Belum ada negara yang secara resmi menuding pihak tertentu sebagai dalang di balik ancaman tersebut. Namun, insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran negara-negara Eropa terhadap dugaan serangan hibrida yang dikaitkan dengan Rusia.

Serangan hibrida merupakan bentuk gangguan yang dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari sabotase, serangan siber, hingga operasi disinformasi. Sejumlah pejabat Eropa sebelumnya menuduh Rusia berada di balik berbagai aksi sabotase, meskipun Moskow membantah tuduhan tersebut.

Denmark, Polandia, dan Rumania, yang turut terdampak ancaman bom pada Kamis, sebelumnya pernah menuding Rusia terlibat dalam sejumlah insiden serupa. Jerman juga pernah menyalahkan Rusia atas serangan terhadap Bandara Leipzig pada Agustus lalu.

Inggris sebelumnya turut menuding Rusia dalam sejumlah kasus, meskipun pernah mengaitkan dugaan rencana serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat dengan Iran. Rusia dan Iran sama-sama membantah keterlibatan mereka.

Eric Schouten, pimpinan kelompok keamanan penerbangan Dyami, mengatakan sebagian besar negara yang terdampak merupakan pendukung Ukraina dalam perang melawan invasi Rusia.

Menurutnya, ancaman terhadap penerbangan perlu dilihat dalam konteks kemungkinan perang hibrida yang menyasar berbagai sektor penting, termasuk transportasi kereta, supermarket, bank darah, energi, internet, dan penerbangan.

Sejumlah Pesawat Dialihkan dan Dikawal Jet Tempur

Bulgaria menjadi salah satu negara yang mengalami gangguan serius. Angkatan Udara Bulgaria menyatakan jet tempur mereka mengawal tiga pesawat komersial hingga mendarat.

Dua pesawat Ryanair yang terbang dari Kopenhagen dan Madrid menuju Sofia berhasil mendarat sesuai jadwal. Sementara itu, penerbangan dari London menuju Sofia dialihkan ke Plovdiv, kota terbesar kedua di Bulgaria.

Di Spanyol, otoritas menerima tiga ancaman bom melalui email dalam waktu kurang dari 20 menit sejak sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

Ancaman tersebut menyasar dua penerbangan Air Europa dari Madrid menuju Paris serta empat penerbangan Iberia yang datang dari Roma dan Milan. Sejumlah pesawat sempat dihentikan atau dikembalikan ke area parkir untuk pemeriksaan keamanan. Penumpang juga diminta turun dari pesawat.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.