Akurat Logo

Pasukan Yaman Menyatakan telah Menghancurkan 3 Sistem Peluncur Rudal Houthi

Fitra Iskandar | 5 November 2026, 08:27 WIB
Pasukan Yaman Menyatakan telah Menghancurkan 3 Sistem Peluncur Rudal Houthi
Ilustrasi serangan Houthi - AA

AKURAT.CO Brigade Raksasa (Giants Brigades) yang pro-pemerintah Yaman menyatakan pada Rabu malam bahwa mereka telah menghancurkan tiga sistem peluncur rudal milik kelompok Houthi. Brigade juga menewaskan awak yang mengoperasikannya.

Dalam pernyataan singkat, pihak brigade menyebutkan bahwa sistem-sistem tersebut sudah siap untuk ditembakkan saat diserang. Mereka merilis rekaman yang diklaim memperlihatkan operasi tersebut, namun tidak memberikan perincian mengenai lokasi kejadian maupun jumlah awak yang tewas.

Belum ada tanggapan langsung dari kelompok Houthi.

Sebelumnya pada hari Rabu, angkatan bersenjata Yaman menyatakan telah melancarkan 1.322 operasi terhadap kelompok Houthi sebagai bagian dari "Operasi Fajar Yaman" (Operation Dawn of Yemen). Mereka mengeklaim telah menewaskan atau melumpuhkan sekitar 340 petempur dan komandan, serta menghancurkan atau merusak 114 kendaraan dan peralatan militer.

Menurut laporan PBB, pertempuran antara pasukan pemerintah dan kelompok Houthi kembali pecah pada bulan Juli, yang mengakibatkan ribuan orang tewas atau terluka serta lebih dari 250.000 orang terpaksa mengungsi.

Bentrokan yang kembali terjadi ini mengakhiri periode relatif tenang yang telah berlangsung sejak April 2022, sehingga semakin memperburuk krisis kemanusiaan di Yaman.

Yaman telah dilanda perang saudara sejak kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa dan beberapa provinsi lainnya pada September 2014. Peristiwa ini memicu intervensi koalisi pimpinan Arab Saudi pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional.

Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.