Akurat Logo

Bantuan Bedah Rumah di Solo dan Padang Naik hingga 700 Persen pada 2026

Esha Tri Wahyuni | 5 November 2026, 09:20 WIB
Bantuan Bedah Rumah di Solo dan Padang Naik hingga 700 Persen pada 2026
Menteri PKP, Maruarar Sirait menyampaikan bahwa alokasi bantuan BSPS di Solo naik menjadi 691 unit dan Padang sekitar 1.430 unit pada 2026. Kenaikannya mencapai sekitar 700% dibandingkan 2025. - AKURAT.CO/Esha Tri Wahyuni

AKURAT.CO Alokasi bantuan bedah rumah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah, dan Kota Padang, Sumatera Barat, melonjak signifikan pada 2026.

Kenaikan alokasi di kedua daerah tersebut bahkan mencapai sekitar 700% dibandingkan tahun sebelumnya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengatakan, jumlah bantuan BSPS untuk Kota Solo meningkat dari sebelumnya 91 unit menjadi 691 unit pada 2026. Sementara itu, alokasi untuk Kota Padang naik dari 167 unit menjadi sekitar 1.430 unit.

Baca Juga: Menteri PKP Apresiasi BTN, Program 3 Juta Rumah Diperkuat

Menurut Maruarar, peningkatan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat, khususnya di kedua daerah tersebut.

"Jadi dari situ kelihatan sekali Presiden Prabowo sangat memberikan perhatian kepada Solo dan Padang. Saya rasa itu belum pernah Solo sama Padang ada perbaikan rumah rakyat sebesar itu," ujar Maruarar dalam pertemuan dengan Wali Kota Surakarta dan Wali Kota Padang di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Rabu malam (4/11/2026).

Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, menyambut positif peningkatan alokasi bantuan tersebut. Ia menyebut kenaikan jumlah bantuan BSPS di wilayahnya mencapai sekitar 695% dibandingkan tahun sebelumnya.

"Saya ucapkan terima kasih untuk Kementerian PKP dengan bantuan Presiden untuk BSPS. Memang mencetak sejarah sampai 695 persen kenaikan," kata Respati.

Baca Juga: Kementerian PKP: KUR Perumahan Rp29,17 Triliun Baru Tersalurkan 70,85 Persen

Respati mengatakan, Pemerintah Kota Surakarta akan mempercepat penyaluran bantuan tersebut hingga 31 Desember 2026. Selain perbaikan rumah tidak layak huni, pemerintah daerah juga mendorong pengentasan kawasan kumuh dan pengembangan hunian vertikal.

Upaya tersebut turut didukung melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang diluncurkan Kementerian PKP. Program ini mencakup wilayah Solo Raya, yakni Kota Solo dan lima kabupaten di sekitarnya.

"KUR perumahan yang hari ini diluncurkan oleh Kementerian PKP, cakupannya adalah Solo Raya. Satu kota, lima kabupaten di Solo Raya akan kita salurkan, mendapatkan Rp 1 triliun subsidi untuk KUR Perumahan," ucap Respati.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.