Israel Cegat Global Sumud Flotilla, 5 WNI Dilaporkan Dibawa Paksa ke ‘Penjara Terapung’

AKURAT.CO Aksi militer Israel terhadap armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) di perairan internasional dekat Siprus memicu kecaman dunia internasional. Dalam operasi pencegatan tersebut, sembilan warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan ikut terdampak, dan lima di antaranya disebut telah dibawa paksa oleh otoritas militer Israel ke lokasi penahanan yang belum diketahui secara pasti.
Pencegatan terjadi pada Senin (18/5/2026) ketika armada Global Sumud Flotilla sedang menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina. Armada itu diketahui membawa bantuan bagi warga Gaza yang selama bertahun-tahun hidup di bawah blokade Israel.
Dalam video yang beredar di media sosial, kapal perang Israel tampak mendekati satu per satu kapal relawan sebelum pasukan bersenjata menaiki armada sipil tersebut. Para aktivis kemudian dipaksa mengangkat tangan dan dipindahkan ke kapal militer Israel tanpa perlawanan.
“Kapal-kapal militer saat ini mencegat armada kami dan pasukan Israel sedang menaiki kapal pertama kami di siang bolong,” demikian pernyataan resmi Global Sumud Flotilla.
GSF menegaskan bahwa misi mereka sepenuhnya bersifat damai dan bertujuan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina.
“Kami menuntut jalur aman untuk misi kemanusiaan kami yang sah dan tanpa kekerasan,” lanjut pernyataan tersebut.
Laporan TRT World menyebut sedikitnya 40 kapal dalam rombongan Global Sumud Flotilla telah dicegat hingga Senin sore. Sementara media Israel Yedioth Ahronoth melaporkan sejumlah aktivis dipindahkan ke kapal angkatan laut Israel yang dijuluki sebagai “penjara terapung”.
Kelima WNI yang ditahan dilaporkan dialihkan ke kapal militer Israel dan dibawa keluar dari jalur pelayaran internasional. Hingga kini belum diketahui secara pasti lokasi penahanan mereka. Sementara empat WNI lainnya masih berada di bawah pengawasan ketat aparat militer Israel di lokasi terpisah, namun disebut tetap berada dalam pemantauan pemerintah Indonesia.
Salah satu relawan Indonesia yang berada dalam misi tersebut adalah delegasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI)–Rumah Zakat, Andi Angga Prasadewa, yang berada di kapal Josef.
Selain relawan kemanusiaan, misi Global Sumud Flotilla juga diikuti sejumlah jurnalis dari media nasional Indonesia. Media Republika mengonfirmasi dua jurnalis mereka, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, ikut berada dalam rombongan armada kemanusiaan tersebut. Seorang jurnalis dari Tempo Andre Prasetyo juga dilaporkan termasuk dalam sembilan WNI yang terdampak intersepsi militer Israel.
Menurut panitia penyelenggara, lebih dari 460 peserta dari 45 negara ikut ambil bagian dalam misi Global Sumud Flotilla. Para peserta terdiri dari relawan kemanusiaan, tenaga medis, jurnalis, hingga aktivis solidaritas Palestina dari berbagai negara.
Armada Global Sumud sendiri berangkat dari Marmaris, Turki, sebagai bagian dari upaya terbaru menembus blokade laut Israel terhadap Gaza yang telah berlangsung sejak 2007. Pencegatan terhadap kapal sipil pembawa bantuan kemanusiaan di laut internasional ini pun kembali memperbesar sorotan dunia terhadap krisis kemanusiaan di Gaza serta kebijakan militer Israel di kawasan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9Presiden Prabowo: Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun dalam Dua Tahun
- 10Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Penyelamatan Uang Negara Rp13,2 Triliun dari Satgas PKH







