Menghantam dengan Drone, Iran Klaim USS Abraham Lincoln Kabur dengan Kecepatan Tinggi dari Laut Oman

AKURAT.CO Angkatan Laut Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) Iran mengklaim telah melancarkan serangan rudal dan drone terhadap kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln di kawasan Laut Oman.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Markas Pusat Khatam al-Anbiya Central Headquarters, Iran menyebut serangan tersebut dilakukan menggunakan rudal dan drone canggih yang menghantam kapal induk itu sekitar 340 kilometer dari perbatasan maritim Iran.
Teheran mengklaim serangan tersebut membuat kapal induk itu tidak dapat beroperasi dan memaksanya mundur dari perairan kawasan.
Media pemerintah Iran PressTV pada Jumat (13/3) melaporkan kapal induk tersebut bersama kelompok tempurnya meninggalkan area dengan kecepatan tinggi setelah serangan terjadi.
IRGC menyatakan operasi itu menunjukkan komitmen Iran dalam melindungi kedaulatan negara dari ancaman asing.
Sehari sebelumnya, IRGC juga meluncurkan serangan rudal dan drone terhadap pangkalan Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat di Mina Salman, Bahrain.
Serangan tersebut terjadi tidak lama setelah pesan pertama dari pemimpin tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei, yang menegaskan bahwa upaya pertahanan Iran akan dilakukan secara “tegas dan membuat musuh menyesal”.
Menurut kantor hubungan masyarakat IRGC, serangan terhadap pangkalan tersebut dilakukan dalam dua gelombang rudal dan drone.
Beberapa fasilitas utama dilaporkan menjadi sasaran, termasuk sistem pertahanan anti-drone, area penyimpanan dan pemeliharaan drone, peralatan pendukung, serta tangki bahan bakar.
IRGC juga menyebut serangan itu mengenai lokasi yang menampung personel militer Amerika Serikat dan menyebabkan kerusakan signifikan.
Militer Iran menyatakan operasi tersebut menunjukkan kemampuan angkatan laut negara itu menghadapi ancaman militer modern dan menjadi pesan bahwa upaya menekan Republik Islam Iran akan mendapat perlawanan tegas.
Pejabat militer Iran juga menegaskan kesiapan negara itu untuk mempertahankan kepentingan nasionalnya, serta menyatakan keamanan dan stabilitas kawasan harus terwujud sesuai kepentingan Iran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







