Akurat

Epstein Files: Pengacara Tuntut CIA dan NSA Buka Data Soal Dugaan Kaitan Intelijen

Fitra Iskandar | 9 Februari 2026, 19:23 WIB
Epstein Files: Pengacara Tuntut CIA dan NSA Buka Data Soal Dugaan Kaitan Intelijen

AKURAT.CO Pengacara Jeffrey Epstein secara resmi meminta Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) dan Badan Keamanan Nasional (NSA) membuka seluruh dokumen yang berkaitan dengan kemungkinan hubungan intelijen dengan mendiang finansier tersebut.

Menurut laporan Washington Post pada Senin, tim kuasa hukum yang mewakili harta warisan (estate) Epstein mengajukan permintaan resmi agar CIA dan NSA mengungkap setiap catatan yang menunjukkan kemungkinan hubungan operasional, afiliasi, atau koneksi intelijen dengan Epstein. Mereka juga meminta kejelasan apakah NSA menyimpan data atau informasi apa pun terkait dirinya.

Permintaan itu diajukan melalui mekanisme Undang-Undang Kebebasan Informasi Amerika Serikat (Freedom of Information Act/FOIA). Melalui pengajuan tersebut, pengacara meminta dokumen yang dapat menunjukkan apakah Epstein pernah memiliki hubungan yang diakui atau terbuka dengan lembaga intelijen, serta apakah ada arsip — baik yang bersifat rahasia maupun tidak — yang memuat namanya.

Langkah ini kembali memanaskan spekulasi lama mengenai kemungkinan kaitan Epstein dengan badan intelijen. Dalam sejumlah respons FOIA sebelumnya, termasuk permintaan pada 1999 dan 2011, CIA menyatakan tidak menemukan bukti afiliasi terbuka, namun menolak memastikan atau membantah keberadaan dokumen rahasia terkait Epstein.

Sikap serupa juga pernah disampaikan NSA dalam permintaan sebelumnya. Lembaga tersebut tidak mengonfirmasi maupun membantah keberadaan catatan yang relevan, dengan alasan perlindungan keamanan nasional serta kerahasiaan sumber dan metode intelijen.

Dokumen yang baru dirilis belakangan juga kembali menyoroti interaksi Epstein dengan Direktur CIA William Burns. Saat masih menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri pada 2014, Burns tercatat memiliki sejumlah agenda pertemuan dengan Epstein, termasuk makan siang di firma hukum di Washington dan pertemuan di townhouse Epstein di New York.

Juru bicara Burns menyatakan bahwa Burns “sangat menyesal pernah bertemu” dengan Epstein dan menegaskan seluruh kontak dihentikan setelah ia mengetahui vonis pidana Epstein pada 2008 di Florida.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.