Belanda Tangkap 15 Orang Terduga Penyebar Propaganda ISIS di TikTok

AKURAT.CO Aparat penegak hukum Belanda menangkap 15 orang pada Selasa (10/2) terkait dugaan penyebaran propaganda kelompok ISIS melalui platform TikTok serta upaya mengajak orang lain melakukan aksi teror. Informasi ini disampaikan oleh jaksa penuntut Belanda dalam keterangan resminya.
Menurut jaksa, penangkapan dipicu oleh temuan sebuah akun TikTok yang menyebarkan propaganda ISIS dalam jumlah besar dengan teks terjemahan bahasa Belanda. Konten tersebut diduga secara aktif menargetkan pengguna lokal.
Sejumlah unggahan di akun itu tercatat meraih lebih dari 100.000 tayangan. Kontennya berisi ajakan bergabung dengan ISIS dan memuliakan aksi mati syahid untuk kelompok ekstremis tersebut.
Tersangka Propaganda ISIS di TikTok Ditangkap di Sejumlah Wilayah
Dari total 15 orang yang ditangkap dalam kasus propaganda ISIS di TikTok di Belanda, sebanyak 13 tersangka merupakan warga negara Suriah. Empat lainnya memiliki kewarganegaraan Belanda, yang mengindikasikan sebagian merupakan dwiwarga negara.
Empat tersangka diketahui masih berusia di bawah umur. Rentang usia seluruh tersangka antara 16 hingga 53 tahun.
Penangkapan dilakukan melalui penggerebekan di berbagai wilayah Belanda. Operasi ini merupakan kelanjutan dari penangkapan bulan lalu terhadap seseorang yang disebut jaksa sebagai tersangka utama dalam jaringan penyebaran propaganda tersebut.
TikTok Disebut Jadi Media Sebaran Konten Ekstremis
Jaksa menyebut penyebaran propaganda dilakukan melalui TikTok, platform video pendek yang dimiliki perusahaan teknologi China, ByteDance. Otoritas menilai penggunaan media sosial menjadi salah satu jalur utama distribusi konten ekstremis dan perekrutan simpatisan baru.
Penyelidikan terhadap jaringan penyebaran propaganda ISIS di TikTok tersebut masih terus berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina
- 10Prabowo Dukung Mesir Amankan Hak Air di Sungai Nil: Indonesia Prihatin Atas Upaya Pelanggaran Hukum Internasional







