Tragedi di Jalur Populer Mont Blanc: Longsoran Salju Tewaskan 2 Pemain Ski, Kondisi Alpen Disebut Sangat Berbahaya

AKURAT.CO Dua pemain ski tewas akibat longsoran salju di jalur ski populer kawasan Pegunungan Mont Blanc, dekat perbatasan Prancis–Swiss, pada Minggu. Satu korban lain sempat ditemukan dalam kondisi kritis namun kemudian dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit, menurut otoritas penyelamat.
Longsoran terjadi di rute freeride luar jalur resmi (off-piste) Couloir Vesses, wilayah Courmayeur, sisi Italia dari massif Mont Blanc. Insiden berlangsung pada Minggu pagi dan menyeret tiga pemain ski yang tengah melintas di area tersebut.
Badan penyelamat gunung Italia melaporkan operasi pencarian dan evakuasi melibatkan sedikitnya 15 personel, tiga unit anjing pelacak, dan dua helikopter. Seluruh korban berhasil ditemukan, namun dua di antaranya tidak tertolong.
Dalam kejadian terpisah, otoritas juga melaporkan satu orang sempat tertimbun longsoran salju di wilayah Trentino, tetapi berhasil diselamatkan oleh rekan-rekannya.
Rangkaian kecelakaan ini terjadi di tengah kondisi pegunungan Alpen Italia yang dinilai sangat berbahaya dalam beberapa waktu terakhir. Badan penyelamat alpine menyebut 13 pemain ski lintas alam, pendaki, dan pejalan gunung meninggal dalam sepekan hingga 8 Februari — jumlah tertinggi yang pernah tercatat — dengan 10 di antaranya akibat longsoran salju.
Otoritas menjelaskan badai salju terbaru menumpuk lapisan salju baru di atas struktur salju lama yang rapuh. Angin kencang juga membentuk gundukan salju tidak stabil. Kombinasi faktor ini menciptakan risiko tinggi longsoran di kawasan pegunungan Alpen yang membentang di perbatasan Italia, Prancis, Swiss, dan Austria.
Menurut otoritas penyelamatan, bahaya utama berasal dari lapisan salju lemah yang menetap dan kerap tertutup salju baru atau endapan akibat tiupan angin. Kondisi tersebut membuat longsoran sulit diprediksi dan bisa terpicu hanya oleh satu orang pemain ski atau pendaki yang melintas. Titik rawan pun disebut banyak dan sulit dikenali, bahkan oleh pendaki berpengalaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina
- 10Prabowo Dukung Mesir Amankan Hak Air di Sungai Nil: Indonesia Prihatin Atas Upaya Pelanggaran Hukum Internasional






