Akurat

5 Negara dengan Durasi Puasa Lebih dari 16 Jam di Dunia, Ini Deretannya

Nurma Nafisa Faradilla | 20 Februari 2026, 17:04 WIB
5 Negara dengan Durasi Puasa Lebih dari 16 Jam di Dunia, Ini Deretannya

AKURAT.CO Setiap bulan Ramadan, umat Islam di berbagai belahan dunia menjalankan ibadah puasa dengan durasi yang berbeda-beda. Perbedaan letak geografis membuat sebagian negara harus berpuasa jauh lebih lama dibandingkan wilayah lain.

Dikutip dari Jordan News, negara-negara yang berada di wilayah lintang tinggi diketahui memiliki waktu puasa lebih dari 16 jam per hari.

Fenomena ini kerap terjadi ketika Ramadan bertepatan dengan musim panas di belahan bumi utara, saat siang hari berlangsung lebih panjang daripada malam hari.

Daftar 5 Negara dengan Durasi Puasa Lebih dari 16 Jam

Baca Juga: Kenapa Ada Puasa? Ini Alasan Spiritual, Ilmiah, dan Sosial yang Jarang Dibahas

Berikut lima negara yang dikenal memiliki durasi puasa lebih dari 16 jam saat Ramadan tertentu.

1. Greenland

Greenland menjadi salah satu wilayah dengan durasi puasa terlama di dunia. Saat Ramadan jatuh pada musim panas, umat Muslim di wilayah ini bisa berpuasa hingga sekitar 17 sampai 18 jam per hari.

Hal ini terjadi karena matahari terbenam sangat larut, bahkan di beberapa wilayah nyaris tidak tenggelam.

2. Islandia

Islandia berada di kawasan Eropa Utara yang mengalami siang hari sangat panjang. Pada periode tertentu, durasi puasa di negara ini bisa mencapai lebih dari 17 jam.

Beberapa wilayah di Islandia bahkan mengalami fenomena matahari tengah malam saat musim panas.

3. Norwegia

Norwegia termasuk negara Skandinavia yang memiliki wilayah luas di lintang tinggi. Umat Muslim di negara ini bisa menjalani puasa selama 16 hingga 18 jam, tergantung lokasi dan waktu Ramadan.

Wilayah utara Norwegia dikenal memiliki durasi siang yang ekstrem.

4. Swedia

Swedia juga masuk dalam daftar negara dengan durasi puasa panjang. Saat Ramadan jatuh di musim panas, waktu puasa di Swedia rata-rata mencapai lebih dari 16 jam per hari.

Kondisi ini membuat masyarakat Muslim harus menjaga stamina dan pola makan dengan baik.

5. Finlandia

Finlandia menjadi negara kelima dengan durasi puasa terlama. Umat Muslim di negara ini bisa berpuasa hingga sekitar 16 sampai 17 jam, terutama di wilayah utara.

Beberapa daerah bahkan mengalami malam yang sangat singkat selama musim panas.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Bandung Hari Ini, 20 Februari 2026 Lengkap dengan Doa Berbuka

Tips Menjaga Stamina Saat Puasa Lebih dari 16 Jam

Bagi umat Muslim yang menjalani puasa panjang, beberapa tips berikut bisa membantu menjaga kondisi tubuh:

  • Konsumsi makanan bergizi saat sahur
  • Perbanyak minum air putih di malam hari
  • Hindari aktivitas berat saat siang hari
  • Istirahat yang cukup
  • Pilih menu berbuka yang seimbang

Dengan pola hidup yang sehat, puasa tetap bisa dijalani dengan nyaman meski durasinya panjang.

Mengapa Durasi Puasa Bisa Berbeda di Setiap Negara?

Perbedaan lama puasa dipengaruhi oleh posisi suatu negara terhadap garis khatulistiwa. Semakin jauh suatu wilayah dari garis tengah bumi, semakin panjang durasi siang harinya saat musim panas.

Dalam Islam sendiri, waktu puasa dimulai sejak terbit fajar hingga matahari terbenam. Karena itu, negara yang mengalami siang hari panjang otomatis memiliki waktu puasa yang lebih lama.

Bagaimana dengan Indonesia?

Berbeda dengan negara-negara di atas, Indonesia yang berada di dekat garis khatulistiwa memiliki durasi puasa yang relatif stabil setiap tahun.

Rata-rata waktu puasa di Indonesia berkisar antara 12 hingga 14 jam, sehingga tidak masuk dalam kategori negara dengan durasi puasa terlama.

Perbedaan letak geografis membuat lima negara di atas harus menjalani puasa lebih dari 16 jam. Namun, hal tersebut tidak mengurangi semangat umat Muslim untuk tetap menjalankan ibadah Ramadan dengan penuh keikhlasan dan keteguhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.