AKURAT.CO Otoritas Kolombia tengah menyelidiki temuan lubang yang diduga akibat tembakan peluru pada badan pesawat milik American Airlines yang melayani rute Medellin, Kolombia, menuju Miami, Amerika Serikat.
Berdasarkan keterangan pejabat Kolombia, tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. Hasil penyelidikan awal menunjukkan pesawat kemungkinan terkena tembakan saat mendarat di Medellin pada Minggu waktu setempat.
Pihak American Airlines menyatakan tim teknis menemukan adanya “lubang pada bagian luar pesawat” saat melakukan pemeriksaan rutin setelah pesawat kembali ke Miami.
“Pesawat segera ditarik dari layanan untuk menjalani pemeriksaan dan perbaikan lebih lanjut. Kami akan bekerja sama dengan seluruh otoritas terkait untuk menyelidiki insiden ini,” kata maskapai tersebut dalam pernyataan kepada ABC News.
Otoritas setempat menyebutkan penyelidikan saat ini mengarah pada dugaan keterlibatan kelompok kriminal. Namun, hingga kini belum ada kesimpulan resmi terkait pelaku maupun motif kejadian.
Data dari Flightradar24 menunjukkan pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 tersebut terbang dari Medellin ke Miami pada Senin pagi, lalu melanjutkan penerbangan dari Miami ke Dallas pada malam harinya.
Dallas-Fort Worth merupakan kantor pusat American Airlines. Maskapai menyebut pesawat kemudian dikirim ke fasilitas di Dallas untuk menjalani perbaikan menyeluruh.
American Airlines memastikan lubang tersebut tidak menimbulkan gangguan terhadap keselamatan penerbangan.
Informasi mengenai insiden ini pertama kali beredar melalui media sosial oleh akun penerbangan JonNYC.