Akurat

Terkuak dalam Epstein Files, Kiswah Ka'bah Pernah Dikirim ke Rumah Jeffrey Epstein di AS

Titania Isnaenin | 3 Februari 2026, 12:10 WIB
Terkuak dalam Epstein Files, Kiswah Ka'bah Pernah Dikirim ke Rumah Jeffrey Epstein di AS

AKURAT.CO Baru-baru ini, dokumen yang dirilis terkait terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengungkapkan kisah yang tidak biasa tentang pengiriman potongan Kiswah, kain penutup Ka'bah, ke kediamannya di Amerika Serikat​. ​

Informasi ini berasal dari email korespondensi yang mengungkap pengiriman kontroversial tersebut.

​Meskipun dokumen-dokumen tersebut merinci pengiriman, tidak ada penjelasan eksplisit mengenai alasan atau bagaimana Epstein mendapatkan potongan kain suci tersebut.

Baca Juga: Pendaftaran SNBP 2026 Resmi Dibuka, Simak Cara Cek Daya Tampung dan Ketentuannya!

Pengungkapan Dokumen Epstein Files

​Epstein Files, berkas-berkas kasus Jeffrey Epstein yang dibuka ke publik oleh Kementerian Kehakiman AS, memuat korespondensi email seputar pengiriman kain suci dari Ka'bah (Kiswah) di Makkah, Arab Saudi, ke Amerika Serikat (AS).

​Pengungkapan ini terjadi seiring dengan rilis jutaan dokumen terkait terpidana kejahatan seksual tersebut.

​Dokumen-dokumen ini yang juga dibuka oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ), mengindikasikan adanya pengiriman tiga potong kain Kiswah kepada Epstein.

Baca Juga: Berhasil Tekan Transaksi Judi Online, PPATK Juga Ikut Awasi Penyaluran Dana Program MBG

Kronologi Pengiriman Kiswah

​Korespondensi email bertanggal Februari dan Maret 2017 menunjukkan bahwa pengiriman ini diatur melalui kontak yang terkait dengan Uni Emirat Arab (UEA).

​Seorang pengusaha asal Uni Emirat Arab, Aziza Al-Ahmadi, bekerja sama dengan seorang pria bernama Abdullah Al-Maari, mengatur pengiriman tiga potongan kain yang terkait dengan Kiswah.

​Email tersebut merinci bahwa barang-barang itu dikirim melalui jalur kargo udara dari Arab Saudi ke Florida dengan maskapai British Airways.

​Proses pengiriman melibatkan koordinasi terkait faktur, pengaturan kepabeanan, serta distribusi di dalam wilayah Amerika Serikat.

Potongan-potongan kain yang dikirimkan terdiri dari tiga bagian: ​satu dari bagian dalam Ka'bah, satu dari kain penutup luar yang telah digunakan, serta satu lagi yang terbuat dari bahan yang sama namun belum digunakan. ​

Potongan yang belum digunakan itu disebut dalam korespondensi sebagai "karya seni" untuk mengklasifikasikan pengiriman tersebut.

​Semua kiriman itu tiba di rumah Epstein pada Maret 2017. ​Saat itu, Epstein telah menjalani hukuman penjara dan terdaftar sebagai pelaku kejahatan seksual.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.