Akurat

Starmer Minta Maaf Usai Skandal Epstein Terkuak, Sebut Salah Percaya Mandelson Saat Tunjuk Jadi Dubes AS

Fitra Iskandar | 5 Februari 2026, 20:40 WIB
Starmer Minta Maaf Usai Skandal Epstein Terkuak, Sebut Salah Percaya Mandelson Saat Tunjuk Jadi Dubes AS

AKURAT.CO Perdana Menteri Inggris Keir Starmer melontarkan kritik keras kepada mantan duta besar Inggris untuk Amerika Serikat, Peter Mandelson, di tengah gelombang tekanan politik yang terus membesar. Starmer bahkan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka karena mengaku sempat mempercayai penjelasan Mandelson sebelum menunjuknya ke posisi penting tersebut.

Kontroversi ini berkaitan dengan hubungan Mandelson dengan pelaku kejahatan seksual asal AS, Jeffrey Epstein, yang telah meninggal dunia. Hubungan itu sebenarnya sudah diketahui publik saat Mandelson ditunjuk sebagai utusan Inggris untuk Washington pada Desember 2024.

Starmer Akui Salah Percaya

Dalam pidato di wilayah selatan Inggris, Starmer mengatakan ia tidak mengetahui sejauh apa kedekatan Mandelson dengan Epstein.

“Sudah lama diketahui bahwa Mandelson mengenal Epstein, tetapi tidak satu pun dari kami mengetahui kedalaman dan sisi gelap hubungan itu,” kata Starmer.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf langsung kepada para korban Epstein.
“Saya minta maaf. Maaf atas apa yang terjadi pada Anda, maaf karena banyak orang berkuasa telah gagal melindungi Anda, dan maaf karena saya mempercayai kebohongan Mandelson dan mengangkatnya,” ujarnya.

Tekanan Politik Menguat

Keputusan menunjuk Mandelson kini menjadi sorotan tajam, termasuk dari anggota Partai Buruh, partai yang dipimpin Starmer sendiri. Sejumlah politisi menilai kasus ini memunculkan pertanyaan besar soal penilaian dan kehati-hatian Starmer dalam memilih pejabat.

Tekanan itu datang saat tingkat popularitas Starmer di survei publik juga sedang menurun. Sejumlah kader partai bahkan menilai posisinya sebagai perdana menteri bisa terancam jika krisis ini terus membesar.

Dokumen AS Ungkap Kedekatan

Pekan lalu, Departemen Kehakiman AS merilis dokumen baru yang berisi sejumlah email. Isinya menyoroti kedekatan hubungan Mandelson dengan Epstein. Dokumen itu juga memuat dugaan bahwa Mandelson membocorkan dokumen pemerintah kepada Epstein, serta adanya catatan pembayaran dari Epstein kepada Mandelson atau pasangannya saat itu, yang kini menjadi suaminya.

Mandelson Mundur dan Diselidiki

Mandelson, yang pernah menjadi menteri saat Partai Buruh berkuasa lebih dari 15 tahun lalu, telah mengundurkan diri dari House of Lords (majelis tinggi parlemen Inggris) pada Selasa. Ia kini sedang diselidiki polisi terkait dugaan pelanggaran jabatan.

Ia menyatakan tidak mengingat pernah menerima pembayaran dari Epstein dan belum memberikan komentar publik soal tuduhan kebocoran dokumen. Permintaan komentar dari media juga belum dijawab.

Starmer mengatakan ingin membuka dokumen hasil proses pemeriksaan kelayakan (vetting) saat ia menunjuk Mandelson. Namun, rencana itu ditunda karena ada permintaan dari kepolisian agar tidak merilis materi yang bisa mengganggu proses penyelidikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.