Akurat

Trump Resmi Menunjuk Tony Blair dan Marco Rubio untuk 'Dewan Perdamaian' Gaza

Fitra Iskandar | 17 Januari 2026, 08:06 WIB
Trump Resmi Menunjuk Tony Blair dan Marco Rubio  untuk 'Dewan Perdamaian' Gaza

AKURAT.CO Gedung Putih membuat pernyataan resmi terkait upaya perdamaian di Palestina. Disebutkan, mantan Perdana Menteri Inggris Sir Tony Blair ditunjuk sebagai salah satu anggota “Dewan Perdamaian Gaza” yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dewan yang diketuai langsung oleh Trump itu bertujuan mewujudkan perdamaian jangka panjang di Jalur Gaza, sekaligus mengawasi proses rekonstruksi wilayah tersebut setelah tercapainya gencatan senjata yang rapuh pada tahun lalu.

Selain Blair, Trump juga menunjuk Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Timur Tengah Steve Witkoff, serta menantunya Jared Kushner sebagai bagian dari dewan eksekutif pendiri yang beranggotakan tujuh orang.

“Amerika Serikat tetap berkomitmen penuh untuk mendukung kerangka transisi ini, dengan bekerja sama erat bersama Israel, negara-negara Arab kunci, serta komunitas internasional,” demikian pernyataan Gedung Putih yang dirilis Jumat waktu setempat.

Anggota lain dewan tersebut meliputi miliarder Marc Rowan, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, serta Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel.

Gedung Putih menyebut, dewan ini akan menjalankan rencana 20 poin yang digambarkan sebagai peta jalan menuju “perdamaian, stabilitas, rekonstruksi, dan kemakmuran yang berkelanjutan” di kawasan Gaza. Setiap anggota dewan akan memegang portofolio khusus, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, hubungan regional, pembangunan kembali infrastruktur, hingga mobilisasi investasi dan pendanaan berskala besar.

Nama Tony Blair juga tercantum dalam daftar yang lebih luas sebagai bagian dari Gaza Executive Board, sebuah badan penasihat bagi pemerintahan sementara Gaza yang baru dibentuk.

Pemerintahan sementara tersebut, bernama Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, resmi dibentuk pada Rabu dan dipimpin oleh pejabat Palestina berlatar belakang teknokrat. Blair bersama 10 anggota lainnya, termasuk Witkoff dan Kushner, akan mendampingi otoritas tersebut dalam upaya membangun tata kelola yang efektif serta meningkatkan layanan publik demi mendorong perdamaian dan stabilitas bagi warga Gaza.

Sebelumnya, Trump sempat mengisyaratkan pembentukan dewan perdamaian ini melalui unggahan di platform Truth Social miliknya. Ia menyebut dewan tersebut sebagai “yang terbesar dan paling bergengsi yang pernah dibentuk.”

Hingga berita ini diturunkan, kantor Tony Blair belum memberikan tanggapan resmi atas penunjukan tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.