Akurat

Penculikan WNI di Laut Gabon Jadi Alarm Keamanan Maritim Internasional

Ahada Ramadhana | 13 Januari 2026, 22:39 WIB
Penculikan WNI di Laut Gabon Jadi Alarm Keamanan Maritim Internasional

AKURAT.CO Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) diduga menjadi korban penculikan oleh kelompok bajak laut dari sebuah kapal ikan di perairan Gabon, Afrika Tengah.

Peristiwa ini dinilai menjadi peringatan serius bagi pemerintah terkait meningkatnya ancaman terhadap keselamatan WNI di jalur maritim internasional.

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penculikan empat WNI yang dilaporkan terjadi akibat aksi bajak laut bersenjata terhadap kapal penangkap ikan di wilayah tersebut.

“Insiden ini sangat memprihatinkan dan menjadi alarm atas meningkatnya ancaman terhadap keselamatan WNI kita di jalur maritim internasional,” kata Amelia dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).

Menurut Amelia, kondisi keamanan global yang semakin tidak kondusif menuntut pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan dan intervensi dalam pengamanan laut, terutama untuk melindungi warga negara yang bekerja di sektor maritim.

Baca Juga: Indonesia Setop Impor Solar

“Dengan situasi keamanan global yang tidak stabil, sudah sepatutnya pemerintah mengintensifkan pengamanan laut guna mengantisipasi gangguan terhadap keselamatan WNI sekaligus menjaga rantai pasok nasional,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah, khususnya Kementerian Luar Negeri, beserta seluruh perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri, untuk segera berkoordinasi dengan otoritas setempat di Gabon guna memastikan keselamatan para korban dan memfasilitasi kepulangan mereka ke Tanah Air.

“Kami menegaskan pentingnya perlindungan WNI di luar negeri, termasuk melalui langkah-langkah preventif seperti pembangunan mekanisme peringatan dini (early warning system) dan pembentukan task force tanggap krisis lintas instansi,” jelasnya.

Amelia menambahkan, upaya pencegahan harus menjadi prioritas agar insiden serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

“Langkah-langkah ini tidak hanya untuk merespons insiden yang terjadi, tetapi juga untuk mencegah terulangnya kejadian serupa ke depan,” katanya.

Lebih lanjut, Amelia memastikan Komisi I DPR RI akan terus memantau perkembangan kasus tersebut dan bekerja aktif bersama pemerintah untuk menjamin keselamatan serta hak-hak para WNI.

“Kami akan terus mengawal kasus ini dan mendorong penguatan diplomasi perlindungan serta kerja sama internasional dalam menghadapi ancaman bajak laut,” tuturnya.

Baca Juga: Syarat Klaim Asuransi Belum Tegas, Pasal 304 KUHD Digugat Uji Materiil ke MK

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.