Akurat

Demo Gen Z Meksiko Berakhir Chaos! 120 Orang Terluka, Polisi Dihujani Serangan

Kumoro Damarjati | 16 November 2025, 13:36 WIB
Demo Gen Z Meksiko Berakhir Chaos! 120 Orang Terluka, Polisi Dihujani Serangan

AKURAT.CO Kerusuhan kembali mewarnai aksi protes di Meksiko. Unjuk rasa yang digelar untuk menentang kebijakan keamanan Presiden Claudia Sheinbaum itu berakhir bentrok dan menyebabkan sedikitnya 120 orang terluka.

Menurut keterangan otoritas setempat, mayoritas korban luka adalah aparat kepolisian. Dari total 100 polisi yang terluka, sebanyak 40 orang harus dibawa ke rumah sakit karena memar dan luka serius. Sementara itu, 20 demonstran juga dilaporkan mengalami cedera.

Aksi tersebut awalnya berlangsung damai. Namun, situasi berubah ketika sejumlah peserta berkerudung mulai melakukan tindakan anarkistis. “Selama berjam-jam, mobilisasi berjalan tertib, sampai sekelompok orang berkerudung memulai aksi kekerasan,” kata Kepala Keamanan Mexico City, Pablo Vazquez.

Vazquez menambahkan, sebanyak 20 orang telah ditangkap terkait dugaan perampokan dan penyerangan, termasuk serangan terhadap seorang jurnalis surat kabar.

Demonstrasi ini digelar oleh sekelompok massa yang menolak kekerasan narkoba dan mengecam kebijakan keamanan Sheinbaum. Meski penyelenggara menyebut aksi ini merupakan gerakan “Generasi Z di media sosial”, AFP mencatat bahwa peserta yang hadir berasal dari berbagai usia.

Sheinbaum, yang menjabat sejak Oktober 2024, sebenarnya masih mempertahankan tingkat persetujuan publik di atas 70 persen. Namun, kritik terhadap dirinya semakin menguat setelah sejumlah pembunuhan tokoh publik terjadi, termasuk kasus wali kota yang memicu kemarahan warga.

Di tengah aksi, banyak demonstran terlihat membawa spanduk dan mengenakan atribut untuk menghormati Carlos Manzo, Wali Kota Uruapan di Michoacan yang tewas pada 1 November. Ia dibunuh setelah memimpin perlawanan terhadap jaringan pengedar narkoba di wilayahnya.

Beberapa peserta juga membawa bendera bajak laut khas manga Jepang One Piece, simbol yang belakangan sering digunakan dalam aksi protes anak muda di berbagai negara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.