Proyeksi AP: Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York

AKURAT.CO Politikus progresif Zohran Mamdani resmi terpilih sebagai Wali Kota New York City, menjadikannya Muslim dan keturunan Asia Selatan pertama yang memimpin kota metropolitan terbesar di Amerika Serikat itu. Kemenangan Mamdani diumumkan pada Selasa (4/11) waktu setempat, berdasarkan proyeksi dari The Associated Press (AP).
Dalam pemilihan yang bersejarah, Mamdani (34 tahun) berhasil menumbangkan dua kandidat kuat, yaitu mantan Gubernur New York Andrew Cuomo dan tokoh Partai Republik Curtis Sliwa. Hasil ini menjadi tonggak penting bagi sayap progresif Partai Demokrat, yang selama ini mendorong kebijakan berbasis kesejahteraan sosial dan keadilan ekonomi.
Profil dan Visi Progresif Zohran Mamdani
Sebagai seorang democratic socialist, Zohran Mamdani dikenal dengan gagasannya yang berani dan fokus pada peningkatan kesejahteraan publik. Dalam kampanyenya, ia menyoroti tantangan berat yang dihadapi warga New York, mulai dari mahalnya biaya hidup hingga kesenjangan ekonomi yang semakin lebar.
Mamdani mengusung sejumlah program ambisius yang berpihak pada rakyat kecil. Ia berjanji akan menyediakan transportasi umum gratis melalui layanan bus tanpa biaya, serta memperluas akses pendidikan anak usia dini gratis bagi keluarga berpenghasilan rendah. Selain itu, ia berkomitmen membangun toko bahan pokok milik pemerintah kota guna menekan harga kebutuhan dasar yang terus melambung, serta memperluas kebijakan perumahan sewa dengan harga stabil agar warga kelas pekerja tetap dapat tinggal di kota ini.
Dalam bidang ketenagakerjaan, Mamdani berencana menaikkan upah minimum menjadi USD 30 per jam pada tahun 2030, naik hampir dua kali lipat dari angka saat ini yang sebesar USD 16,50 per jam. Untuk membiayai seluruh program tersebut, ia mengusulkan kenaikan tarif pajak korporasi menjadi 11,5%, sama seperti yang diterapkan di negara bagian tetangga New Jersey, serta memberlakukan pajak tambahan 2% bagi warga dengan pendapatan di atas USD 1 juta per tahun.
Kebijakan Kontroversial dan Sikap Politik
Selain gagasan ekonominya yang progresif, Mamdani juga dikenal dengan pandangannya yang tegas dalam isu-isu internasional. Dalam salah satu pernyataannya yang menarik perhatian publik, ia menyebut akan memerintahkan Kepolisian New York (NYPD) untuk menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu jika memasuki wilayah kota tersebut. Pernyataan itu merujuk pada surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan perang di Gaza.
Meski pernyataan tersebut menuai kontroversi, terutama di kalangan komunitas politik dan diaspora Yahudi di New York, banyak pendukungnya menilai sikap Mamdani mencerminkan komitmen kuat terhadap keadilan global dan hak asasi manusia.
Siapa Zohran Mamdani?
Zohran Mamdani lahir di Kampala, Uganda, dan besar di New York City. Ia merupakan putra dari Mahmood Mamdani, seorang ekonom dan akademisi ternama, serta Mira Nair, sutradara film terkenal yang dikenal lewat karya internasional seperti Monsoon Wedding dan The Namesake.
Sebelum menjadi wali kota, Mamdani menjabat sebagai anggota Majelis Negara Bagian New York sejak 2021. Dalam karier politiknya, ia dikenal sebagai suara bagi kaum imigran, pekerja bergaji rendah, dan komunitas minoritas. Ia juga aktif memperjuangkan kebijakan perumahan terjangkau dan penghapusan diskriminasi dalam sistem sosial di New York.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








