5 Negara Paling Berbahaya di Dunia 2025: Indah Tapi Mematikan

AKURAT.CO Setiap traveler pasti punya bucket list destinasi impian, mulai dari pantai tropis hingga kota bersejarah yang memesona.
Namun, di balik keindahan dunia, ada pula sejumlah negara yang justru masuk daftar paling berbahaya untuk dikunjungi.
Bukan karena pemandangannya tak indah, tapi karena risiko keamanan, konflik, hingga krisis politik yang bisa mengancam keselamatan wisatawan.
Berikut penjelasan dan daftar negara yang disarankan tidak dikunjungi dulu di tahun 2025.
Apa yang Membuat Sebuah Negara Berbahaya?
Sebuah negara bisa dikategorikan berbahaya bukan semata karena perang. Ada berbagai faktor yang membuat wilayah tertentu masuk dalam zona merah, di antaranya:
-
Risiko keamanan tinggi – seperti konflik bersenjata, perang saudara, atau aktivitas terorisme.
-
Krisis kesehatan – misalnya wabah penyakit menular yang belum terkendali.
-
Cuaca ekstrem dan bencana alam – badai, kekeringan parah, hingga gempa besar.
-
Tingkat kriminalitas tinggi – mulai dari pencurian, penculikan, hingga kekerasan kelompok.
-
Ketidakstabilan politik – pemerintahan yang lemah dan sering terjadi kudeta atau protes berskala besar.
Daftar Negara Paling Berbahaya untuk Dikunjungi Tahun 2025
Dilansir dari Ultimate Kilimanjaro dan laporan keamanan global, berikut lima negara yang mendapat peringatan perjalanan tertinggi di tahun ini:
Baca Juga: Canva Error dan Tak Bisa Dibuka? Ini 7 Aplikasi Edit Foto Gratis dan Lebih Ringan
1. Yaman
Yaman masih menjadi salah satu negara paling berbahaya di dunia.
Konflik bersenjata berkepanjangan, serangan udara, dan situasi politik yang tak kunjung stabil membuat negara ini sangat tidak aman untuk wisatawan.
Selain itu, infrastruktur yang rusak parah membuat layanan dasar seperti air bersih dan rumah sakit sulit diakses.
2. Sudan
Terletak di antara Afrika Utara dan Timur, Sudan kini tengah dilanda perang saudara dan perebutan kekuasaan.
Pertempuran antar militer, protes massal, dan krisis kemanusiaan membuat perjalanan ke negara ini nyaris mustahil dilakukan dengan aman.
3. Sudan Selatan
Meskipun kaya sumber daya alam, Sudan Selatan belum lepas dari bayang-bayang konflik etnis dan kekerasan bersenjata.
Perampokan jalanan, penyerangan terhadap warga sipil, dan instabilitas pemerintahan menjadikan negara muda ini salah satu destinasi paling berisiko di dunia.
4. Afghanistan
Negara dengan sejarah panjang di jantung Asia Tengah ini masih menghadapi tantangan keamanan serius.
Ancaman serangan teror, ketidakpastian politik, dan lemahnya penegakan hukum membuat Afghanistan tidak direkomendasikan untuk dikunjungi dalam waktu dekat.
5. Ukraina
Dulu, Ukraina dikenal sebagai destinasi wisata Eropa Timur yang memesona—dengan arsitektur klasik, budaya kaya, dan festival yang meriah.
Namun, sejak invasi Rusia pada 2022, banyak wilayah Ukraina berubah menjadi zona konflik aktif.
Serangan rudal dan bentrokan militer masih terjadi, membuat sebagian besar daerahnya tidak aman bagi wisatawan asing.
Keindahan Dunia Tak Selalu Aman Dijelajahi
Tak semua destinasi bisa dijelajahi tanpa risiko.
Negara-negara seperti Yaman, Sudan, Sudan Selatan, Afghanistan, dan Ukraina menjadi pengingat bahwa di balik pesona budaya dan alamnya, keamanan tetap menjadi prioritas utama.
Baca Juga: Yadea OVA Raih Antusiasme Tinggi, Jadi Sepeda Listrik Pertama yang Diluncurkan via TikTok Live
Bagi traveler sejati, menjelajahi dunia memang menggoda, tapi menjaga keselamatan tetap nomor satu.
Jadi sebelum menyiapkan koper dan paspor, pastikan selalu memeriksa travel advisory resmi dan kondisi terkini di negara tujuan.
Laporan: Shera Amalia Ghaitsa/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










