Serangan Teror di Sinagoge Manchester, Polisi Konfirmasi Korban Tewas Akibat Salah Tembak

AKURAT.CO Serangan teror di sebuah sinagoge saat Hari Yom Kippur pada Kamis (2/10) menewaskan dua orang. Namun, pejabat Inggris mengungkapkan bahwa salah satu korban ternyata tewas akibat tembakan polisi yang berusaha melumpuhkan pelaku.
Kepolisian Manchester menyebut korban bernama Adrian Daulby (53 tahun) kemungkinan besar terkena peluru secara tidak sengaja saat polisi merespons cepat serangan brutal tersebut. Korban lain yang tewas adalah Melvin Cravitz (66 tahun).
Kronologi Serangan di Sinagoge Manchester
Pelaku yang diidentifikasi sebagai Jihad Al Shamie (35 tahun), warga negara Inggris kelahiran Suriah, menabrakkan mobilnya ke pejalan kaki sebelum menikam seorang korban di dekat Sinagoge Jemaat Ibrani Heaton Park. Insiden ini menewaskan dua orang dan melukai empat lainnya.
Al Shamie akhirnya tewas ditembak polisi di lokasi kejadian. Kepala Kepolisian Greater Manchester, Sir Stephen Watson, menegaskan pelaku tidak membawa senjata api.
“Berdasarkan hasil forensik, luka tembak yang mengenai salah satu korban adalah konsekuensi tragis dari tindakan cepat petugas kami dalam menghentikan serangan ini,” ujar Watson, Jumat (3/10).
Dari tiga korban yang masih dirawat, satu di antaranya juga terkena tembakan polisi namun dipastikan selamat.
Motif Belum Jelas, Antisemitisme Jadi Sorotan
Hingga kini, motif serangan belum terungkap. Namun, serangan terjadi di tengah meningkatnya kasus antisemitisme di Inggris pasca serangan Hamas ke Israel pada Oktober 2023 dan perang yang berkecamuk di Gaza.
Polisi juga mengantisipasi aksi protes pro-Palestina di Manchester. Watson mengimbau warga agar menahan diri karena aksi tersebut berpotensi menambah trauma komunitas Yahudi.
“Anda bisa memilih langkah yang lebih bijak dengan tidak menggelar protes saat ini, demi menghormati komunitas Yahudi yang tengah berduka,” katanya.
Seruan Pemerintah Inggris
Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood dan Perdana Menteri Keir Starmer juga menyerukan hal senada. Keduanya meminta masyarakat menghormati duka umat Yahudi pada momen suci Yom Kippur.
“Protes damai adalah bagian dari demokrasi, tetapi ada segelintir orang yang memanfaatkannya untuk menyebarkan sentimen antisemit,” tulis Starmer di Jewish Chronicle.
Ia menegaskan, saat ini adalah masa berkabung, bukan waktu untuk memperkeruh ketegangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 6Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 730 Kata-Kata untuk Poster Hari Santri 2026 yang Singkat dan Penuh Makna
- 8Link Download PDF Hari Santri 2026 dari Kemenag, Ada Teks Doa dan Pedoman Upacara
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot







