Konflik Berdarah Petani dan Penggembala Kembali Pecah, Tewaskan 11 Petugas Keamanan Nigeria

AKURAT.CO Sedikitnya 11 petugas keamanan Nigeria tewas dalam serangan bersenjata di wilayah Katsina-Ala, Negara Bagian Benue, Nigeria tengah, Senin (22/9). Serangan terjadi ketika tim gabungan polisi dan Garda Perlindungan Sipil Negara Bagian Benue melakukan patroli.
Ketua Dewan Katsina-Ala, Justine Shaku, mengatakan para pelaku diduga penggembala bersenjata yang bekerja sama dengan geng kriminal lokal. “Para penyerang menyergap satuan tugas keamanan yang sedang bertugas. Setelah baku tembak, para petugas tewas,” ujarnya, Senin (23/9).
Dari 11 korban, 10 orang adalah polisi dan 1 orang petugas garda sipil. Satu anggota garda sipil lainnya dilaporkan masih hilang. Para pelaku juga membakar dua kendaraan patroli.
Akar Konflik Petani-Penggembala
Wilayah Sabuk Tengah Nigeria, termasuk Benue dan Plateau, selama bertahun-tahun dilanda kekerasan akibat sengketa lahan antara petani dan penggembala nomaden. Konflik ini kerap memicu bentrokan bersenjata dan serangan balasan.
Banyak penggembala berasal dari kelompok etnis Fulani Muslim, sementara petani mayoritas beragama Kristen. Ketegangan etnis dan agama sering memperburuk perselisihan yang sejatinya berakar pada perebutan lahan dan sumber daya alam.
Langkah Penegakan Hukum
Polisi Nigeria menyatakan telah menangkap enam orang yang diduga terkait serangan tersebut. Namun, juru bicara kepolisian belum memberikan pembaruan jumlah korban hingga Senin malam.
Awal tahun ini, negara bagian tetangga, Plateau, juga mengalami serangkaian pembunuhan yang menewaskan lebih dari 100 orang. Pemerintah setempat menyebutnya sebagai “genosida yang disponsori teroris,” meski para pengamat menilai masalah utamanya adalah perebutan tanah dan lemahnya pengamanan pedesaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi






