PBB: Solusi Dua Negara Satu-Satunya Jalan Kredibel Menuju Perdamaian Israel-Palestina

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres menegaskan bahwa solusi dua negara merupakan “satu-satunya jalan yang kredibel” untuk mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.
Pernyataan itu disampaikan dalam Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara di New York, Senin (23/9).
Dalam pidatonya, Guterres mengapresiasi penyelenggaraan konferensi oleh Prancis dan Arab Saudi. Ia juga menyampaikan kekecewaan karena delegasi Palestina tidak diwakili secara penuh.
Kritik Keras atas Kondisi Konflik
Guterres menyoroti konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung selama beberapa generasi.
“Dialog gagal, resolusi diabaikan, dan hukum internasional dilanggar. Situasi ini tidak dapat ditoleransi dan semakin memburuk setiap jam,” ujarnya.
Sekjen PBB itu menegaskan, solusi dua negara—Israel dan Palestina yang merdeka, berdaulat, serta hidup berdampingan damai dalam perbatasan sebelum 1967 dengan Yerusalem sebagai ibu kota bersama—harus menjadi prioritas.
Seruan Gencatan Senjata dan Akses Kemanusiaan
Guterres mengutuk serangan Hamas 7 Oktober 2023, namun menegaskan tidak ada yang membenarkan hukuman kolektif terhadap rakyat Palestina. Ia mengecam penghancuran sistematis di Gaza, kelaparan, hingga pembunuhan ribuan warga sipil dan pekerja kemanusiaan.
Ia menyerukan gencatan senjata segera dan permanen, pembebasan semua sandera tanpa syarat dan akses kemanusiaan penuh dan aman.
Peringatan atas Ekspansi Pemukiman
Guterres menyoroti ancaman terhadap solusi dua negara dari perluasan permukiman Israel, ancaman aneksasi, dan kekerasan pemukim di Tepi Barat. “Semua itu harus dihentikan,” tegasnya, sembari menekankan bahwa situasi saat ini tidak dapat diterima secara moral, hukum, maupun politik.
“Kenegaraan bagi Palestina adalah hak, bukan hadiah,” tegas Guterres. Ia memperingatkan bahwa menolak kenegaraan hanya akan memberi keuntungan bagi kelompok ekstremis dan memperdalam isolasi Israel di panggung global.
Jalan Satu-Satunya Menuju Perdamaian
Menurut Guterres, tanpa solusi dua negara, perdamaian di Timur Tengah tidak akan terwujud dan radikalisme akan menyebar. Ia mendesak seluruh pihak menunjukkan kepemimpinan yang berani demi mengakhiri pendudukan ilegal dan mewujudkan Palestina sebagai negara merdeka yang diakui komunitas internasional.
“Ini adalah satu-satunya jalan yang kredibel menuju perdamaian yang adil dan abadi bagi rakyat Israel, Palestina, dan umat manusia,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









