Akurat

Viral di Medsos! Apa Itu Agen CIA? Simak Definisi Lengkap, Sejarah, dan Tugasnya

Shalli Syartiqa | 9 September 2025, 13:25 WIB
Viral di Medsos! Apa Itu Agen CIA? Simak Definisi Lengkap, Sejarah, dan Tugasnya

AKURAT.CO Central Intelligence Agency (CIA) adalah badan intelijen pusat Amerika Serikat (AS) yang bertanggung jawab atas pengumpulan, pemrosesan, dan analisis informasi keamanan nasional dari seluruh dunia​.

​Lembaga ini didirikan pada tahun 1947 dan berfungsi sebagai badan intelijen luar negeri utama AS.

​CIA dikenal karena kerahasiaan, keleluasaan, dan taktik mata-mata tersembunyi yang digunakan dalam operasinya. Berikut sejarah pembentukan dan tugas agen CIA.

Sejarah dan Pembentukan CIA

​Cikal bakal CIA bermula dari Office of Strategic Services (OSS) atau Kantor Pelayanan Strategis, yang didirikan pada Juni 1942 selama Perang Dunia II. Presiden Franklin D.

Roosevelt menunjuk William J. ​Donovan untuk mengepalai OSS, yang memiliki mandat untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi strategis yang relevan dengan perang.

​OSS memiliki sekitar 12.000 karyawan di Washington DC dan lokasi lainnya. ​Setelah Perang Dunia II, OSS dibubarkan pada Oktober 1945.

Namun, William J. Donovan mengajukan proposal kepada Presiden Franklin D. ​Roosevelt pada tahun 1944 untuk membentuk organisasi baru yang berada langsung di bawah pengawasan Presiden, bertugas mengumpulkan informasi intelijen secara terbuka dan rahasia, memberikan panduan intelijen, menetapkan tujuan intelijen nasional, dan menghubungkan materi intelijen dari semua lembaga pemerintah.

Meskipun ada penolakan dari pihak militer, Kementerian Luar Negeri, dan FBI, Presiden Harry S. ​Truman berhasil membentuk Central Intelligence Group pada Januari 1946.

​CIA kemudian secara resmi didirikan pada 18 September 1947, dengan berlakunya National Security Act of 1947.

​Pada tahun 1949, Central Intelligence Agency Act (Public Law 110) disahkan, memungkinkan lembaga tersebut menggunakan prosedur fiskal dan administratif rahasia serta membebaskannya dari banyak batasan penggunaan keuangan pemerintah. ​

Akta ini juga mengizinkan CIA untuk memperoleh informasi tentang organisasi, fungsi, pejabat, pangkat, pendapatan, atau jumlah pekerja dan menciptakan program PL-110 untuk mengelola faktor dan informasi asing di luar prosedur imigrasi, serta menyediakan cover story dan dukungan ekonomi pribadi.

Tugas dan Peran Agen CIA

​Tugas utama CIA adalah mengumpulkan intelijen asing. ​Ini melibatkan pengumpulan dan analisis informasi terkait pemerintah asing, perusahaan, dan individu. ​Peran paling penting CIA adalah memberikan pemahaman kepada pejabat senior AS mengenai isu-isu intelijen yang krusial. ​CIA bertugas menganalisis informasi tersebut dan melaporkannya kepada berbagai badan lain dalam pemerintahan AS. ​Mereka tidak membuat atau merekomendasikan kebijakan, melainkan membantu dalam pengambilan keputusan keamanan nasional.

Secara lebih rinci, tugas agen rahasia, termasuk agen CIA, meliputi:

​Pengumpulan Intelijen Asing Agen rahasia bertugas mencari, menggali, dan mengumpulkan informasi rahasia dari seluruh dunia. ​Umumnya, pencarian informasi ini dilakukan menggunakan human intelligence (HUMINT) dan dilakukan secara rahasia. ​CIA memiliki berbagai cara untuk mendapatkan informasi, seperti menerjemahkan surat kabar, majalah, atau siaran radio dan televisi dari negara lain. ​Mereka juga menggunakan citra satelit untuk mengambil rekaman dari luar angkasa, dan para analis gambar melaporkan apa yang mereka lihat, seperti pergerakan teroris. ​Analis sinyal mendekripsi pesan berkode yang dikirim dari negara asing. ​Selain itu, CIA juga merekrut pekerja asing untuk mendapatkan informasi internal mengenai suatu negara.

​Operasi Rahasia CIA menjalankan operasi yang bersifat rahasia dan sensitif di luar negeri, seringkali untuk mendukung kebijakan luar negeri AS. ​Agen rahasia dikenal menjalankan operasi khusus demi kepentingan bangsanya, untuk mendukung tujuan keamanan nasional, pertahanan, kebijakan luar negeri, dan penegakan hukum.

​Pencegahan Terorisme Global CIA berperan dalam menganalisis dan menghalangi aktivitas teroris internasional.

​Analisis Informasi Setelah semua informasi terkumpul, analis intelijen akan menggabungkan data dari berbagai sumber untuk mengevaluasi apa yang terjadi, mengapa terjadi, apa yang mungkin terjadi, dan bagaimana relevansinya dengan kepentingan AS. ​Hasilnya adalah laporan yang bebas dari bias politik, yang kemudian diserahkan kepada pejabat senior, termasuk President's Daily Brief (PDB) yang merupakan ringkasan berita harian untuk Presiden AS dan pejabat tinggi lainnya.

Perbedaan CIA dan FBI

​Meskipun keduanya adalah lembaga keamanan di Amerika Serikat, CIA dan FBI memiliki fokus dan tugas yang berbeda secara mendasar.

Fokus Geografis dan Operasional: ​FBI beroperasi terutama di dalam negeri AS dan berfokus pada penegakan hukum serta investigasi kejahatan federal. ​Sementara itu, CIA fokus pada pengumpulan intelijen dan operasi rahasia di luar negeri.

Peran dalam Keamanan Nasional: ​FBI menangani penegakan hukum dan kontra-terorisme domestik. ​CIA mengumpulkan dan menganalisis intelijen terkait ancaman dari luar negeri.

Keahlian Khusus: ​FBI memiliki keahlian dalam investigasi dan penuntutan kejahatan federal. ​CIA memiliki keahlian dalam analisis intelijen dan operasi rahasia

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.