Akurat

Misteri Hilangnya Fisikawan Turki Furkan Dölek Terungkap

Kumoro Damarjati | 4 September 2025, 22:07 WIB
Misteri Hilangnya Fisikawan Turki Furkan Dölek Terungkap


AKURAT.CO Selama sepekan keberadaan Furkan Dölek, seorang fisikawan Turki menjadi misterius. Namun, belakangan dilaporkan ia ternyata diketahui ia ada di fasilitas penahanan federal di Buffalo, New York, AS.

Adiknya, Esra Dölek Coşkun, mengatakan kepada Anadolu pada hari Kamis bahwa Kementerian Luar Negeri Turki dan Konsulat Jenderal di New York telah mengonfirmasi pemindahannya ke Pusat Penahanan Federal Buffalo. Ia mengatakan bahwa keluarga sedang menunggu jadwal sidang dan fokus untuk memastikan kepulangannya ke Turki.

Coşkun mengatakan bahwa saudara laki-lakinya terdengar baik-baik saja selama panggilan telepon baru-baru ini dan bahwa petugas konsuler terus memberi informasi kepada keluarga.

Visa AS Dölek dilaporkan dicabut, dan ia memulai aksi protes berjalan kaki menuju Kanada, yang kemudian membuatnya ditahan. Dalam unggahan LinkedIn terakhirnya pada 27 Agustus, ia menulis bahwa ia telah mencapai wilayah Mohawk di Akwesasne setelah berjalan kaki dari Massena. Ia menambahkan bahwa ia "kelelahan" tetapi "bersyukur" telah sampai sejauh itu.

Fisikawan tersebut, yang sebelumnya bekerja di CERN, Virginia Tech, dan Fermilab milik Departemen Energi AS, sebelumnya menuduh adanya eksploitasi di tempat kerja dan pembalasan terhadap para pelapor pelanggaran. Ia mengklaim bahwa para peneliti dipaksa bekerja dalam kondisi yang tidak aman dan mereka yang melaporkan pelanggaran justru dipecat dan menjadi sasaran, alih-alih dilindungi.

Keluarganya di Adana mengatakan mereka telah menjual rumah mereka untuk mendukung perjuangan hukumnya dan memperingatkan bahwa ia dapat dipindahkan ke fasilitas penahanan negara ketiga berdasarkan undang-undang pengungsi yang baru.

Pihak berwenang AS belum memberikan komentar terkait kasus ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.