Anwar Ibrahim Ajak Rakyat Tolak Upaya Pecah Belah

AKURAT.CO Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyerukan rakyatnya untuk menolak siapa pun yang mencoba memecah belah bangsa dengan isu ras, agama, maupun wilayah.
Pesan itu ia sampaikan dalam pidato Hari Nasional 2025, Jumat (30/8), di Malaysia Agro Exposition Park Serdang (MAEPS). Menurut Anwar, persatuan adalah fondasi yang membuat Malaysia terus maju sejak meraih kemerdekaan.
“Pengorbanan menuju kemerdekaan sangat besar—nyawa, harta, hingga air mata. Generasi muda harus sadar bahwa apa yang kita nikmati hari ini dibayar dengan harga mahal,” kata Anwar.
Ia menegaskan, Malaysia istimewa karena menjadi satu-satunya negara dengan keragaman ras dan agama yang mampu hidup damai, tumbuh ekonominya, dan tetap bersatu.
Anwar juga mengingatkan, tak ada negara yang bisa bertahan jika rakyatnya terpecah, dan tak ada kemerdekaan yang bisa dicapai tanpa kerja sama serta persatuan.
Upacara itu turut dihadiri Wakil Perdana Menteri Fadillah Yusof, Ketua Menteri Selangor Amirudin Shari, jajaran menteri kabinet, dan para pejabat tinggi negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









