Akurat

Profil Miguel Uribe Turbay, Capres Kolombia yang Tewas Ditembak Saat Kampanye

Shalli Syartiqa | 12 Agustus 2025, 14:05 WIB
Profil Miguel Uribe Turbay, Capres Kolombia yang Tewas Ditembak Saat Kampanye

AKURAT.CO Miguel Uribe Turbay, seorang senator dan calon presiden Kolombia, meninggal dunia pada Senin (11/8/2025), dua bulan setelah ditembak dalam sebuah kampanye di Bogota.

Insiden penembakan ini terjadi pada 7 Juni 2025, saat ia berpidato di Taman El Golfito di lingkungan Modelia, Fontibon, Bogota. Ia ditembak tiga kali, dua di antaranya mengenai kepala dan satu di kaki.

Sehubungan dengan itu, berikut perjalanan karir dan profil Miguel Uribe Turbay.

Latar Belakang Profil Miguel Uribe Turbay

Miguel Uribe Turbay lahir di Bogota, Kolombia, pada 28 Januari 1986.

Ia adalah cucu dari mantan Presiden Julio Cesar Turbay Ayala, yang menjabat dari tahun 1978 hingga 1982.

Ibunya, Diana Turbay, adalah seorang pengacara, jurnalis dan direktur program berita Cripton.

Diana Turbay diculik oleh Kartel Medellín pada tahun 1990 dan terbunuh pada tahun 1991 selama upaya penyelamatan yang gagal.

Setelah kematian ibunya, Miguel Uribe Turbay dibesarkan oleh ayahnya, Miguel Uribe Londono.

Uribe Turbay memiliki gelar sarjana hukum dan gelar master dalam kebijakan publik dari Universitas Andes, serta gelar master dalam administrasi publik dari Harvard School of Government. Ia menikah dengan Maria Claudia Tarazona.

Karier Politik Miguel Uribe Turbay

Anggota Dewan Kota Bogota

Uribe Turbay memulai karier politiknya pada tahun 2012, saat ia berusia 25 tahun, dengan terpilih sebagai anggota dewan kota Bogota.

Ia dikenal sebagai salah satu penentang utama wali kota Bogota saat itu, Gustavo Petro.

Sekretaris Pemerintah Bogota

Pada tahun 2016, saat berusia 30 tahun, Uribe Turbay diangkat sebagai Sekretaris Pemerintah di bawah Wali Kota Enrique Penalosa, menjadi Sekretaris Pemerintah termuda dalam sejarah Bogota.

Selama masa jabatannya, tingkat pembunuhan di Bogota sedikit menurun pada tahun 2018, meskipun pencurian meningkat sebesar 17% pada paruh pertama 2019.

Pencalonan Wali Kota Bogota

Pada tahun 2018, ia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekretaris Pemerintah untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bogotá pada tahun 2019.

Kampanyenya berfokus pada kelanjutan program-program wali kota Enrique Penalosa, termasuk proyek Metro elevated dan urbanisasi Cagar Alam Hutan Thomas van der Hammen.

Ia memperoleh 426.982 suara, menempati posisi keempat, dan pemilihan wali kota akhirnya dimenangkan oleh Claudia Lopez.

Senator Republik

Pada 5 Desember 2021, mantan Presiden Alvaro Uribe menunjuk Miguel Uribe Turbay sebagai kepala daftar Senat Partai Centro Democratico.

Berkat posisi ini, ia terpilih pada 13 Maret 2022, sebagai senator dengan suara terbanyak di negara itu.

Pra-Kandidat Presiden 2026

Pada 4 Maret 2025, Miguel Uribe Turbay secara resmi mengumumkan pra-kandidatnya untuk pemilihan presiden Kolombia 2026 sebagai anggota Partai Centro Democratico.

Ia adalah seorang kritikus vokal terhadap pemerintahan Presiden Gustavo Petro.

Meskipun jajak pendapat akhir tahun 2024 menunjukkan ia sebagai favorit partainya, kandidat lain mempertanyakan keandalan jajak pendapat tersebut.

Serangan terhadap Miguel Uribe Turbay

Miguel Uribe Turbay ditembak pada 7 Juni 2025, saat kampanye di Bogota.

Ia dilarikan ke Pusat Medis Engativa dan kemudian ke Fundación Santa Fe de Bogota.

Meskipun menjalani operasi darurat dan menunjukkan tanda-tanda perbaikan neurologis, ia tetap dalam kondisi "sangat serius" di unit perawatan intensif.

Pada 16 Juni, ia menjalani operasi darurat lagi karena pendarahan di otaknya.

Pada 11 Agustus 2025 dini hari, sekitar dua bulan setelah penembakan, Miguel Uribe Turbay meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Bogota pada usia 39 tahun akibat pendarahan di sistem saraf pusat.Seorang remaja berusia 14 tahun ditahan sebagai tersangka penembak.

Ia mengaku tidak bersalah pada 10 Juni. Seorang kaki tangan yang diduga menyerahkan diri pada 13 Juni, dan seorang pria yang dituduh sebagai dalang penembakan ditangkap pada 5 Juli 2025.

Pihak berwenang masih menyelidiki siapa yang memerintahkan pembunuhan tersebut.

Kematian Miguel Uribe Turbay mengejutkan Kolombia dan membangkitkan kekhawatiran tentang kekerasan politik, mengingatkan pada era 1990-an ketika raja narkoba Pablo Escobar menyatakan perang terhadap negara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.