Perang Iran-Israel: Israel Klaim Rusak Ladang Minyak Iran, Ternyata Hoax!

AKURAT.CO Di tengah panasnya konflik Iran-Israel pasca serangan udara Amerika Serikat terhadap situs nuklir Iran, muncul klaim dari pihak Israel bahwa mereka telah berhasil menghancurkan ladang minyak utama milik Teheran di wilayah perbatasan.
Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh Kementerian Perminyakan Iran yang menyebutnya sebagai hoax atau informasi palsu yang tidak berdasar.
Dalam pernyataan resminya pada Minggu (22/6/2025), pemerintah Iran menegaskan bahwa tidak ada satu pun ladang minyak, fasilitas produksi, atau penyimpanan yang mengalami kerusakan akibat serangan Israel.
“Semua instalasi, termasuk di wilayah strategis Ahvaz dan Karun Barat, tetap beroperasi normal,” tegas juru bicara Kementerian Perminyakan Iran, dikutip oleh Press TV, Senin (24/06/2025).
Baca Juga: Perang Iran-Israel Terbaru: Iran Tembakkan 30 Rudal, Sirine Meraung Seantero Israel
Ahvaz dan Karun Barat, yang terletak di provinsi Khuzestan dekat perbatasan Irak, dikenal sebagai wilayah dengan cadangan minyak tertua dan terbesar di Iran. Kawasan ini menyumbang sebagian besar produksi minyak mentah nasional.
Maka dari itu, setiap kabar mengenai gangguan operasional di wilayah ini tentu memicu kekhawatiran, baik dari dalam negeri maupun pasar energi global.
Kementerian menambahkan bahwa rumor yang menyebutkan terjadinya gangguan pada kilang maupun terminal ekspor minyak merupakan bagian dari "perang psikologis" yang dilancarkan oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan kepanikan publik dan merusak reputasi Iran dalam menjaga stabilitas pasokan energi.
Sebelumnya, memang sempat terjadi serangan pesawat tanpa awak (UAV) Israel terhadap dua kilang gas di sepanjang pantai Teluk Persia pada 14 Juni. Namun, kedua fasilitas tersebut dikonfirmasi telah kembali beroperasi pada hari berikutnya, dan tidak menimbulkan gangguan terhadap distribusi gas alam nasional.
Bahkan saat serangan UAV Israel pada 15 Juni mengganggu saluran air di kawasan Teheran utara, Iran menunjukkan kapasitas tanggap darurat yang cepat dan efektif—layanan air kembali normal hanya dalam waktu singkat.
Baca Juga: Perang Iran-Israel Terbaru: Iran Luncurkan Rudal yang Dapat Bermanuver dan Bikin Israel Kelimpungan
Namun yang menarik, menurut pengamat militer Iran, tindakan Israel justru menunjukkan pergeseran target ke infrastruktur sipil setelah gagal menekan Iran secara militer. Hal ini yang kemudian mendorong Iran untuk merevisi strategi tanggapannya, termasuk serangan balik ke titik-titik vital ekonomi Israel melalui rudal dan drone.
Dengan dibantahnya klaim kerusakan ladang minyak oleh otoritas resmi, narasi keberhasilan Israel dalam menghantam sektor energi Iran dipastikan tidak lebih dari propaganda semata. Sementara itu, pertempuran di ranah diplomasi dan informasi terus berlangsung sengit, tak kalah dari perang rudal di langit Timur Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










