Apa Dampak Perang India-Pakistan? Ternyata ini Akibat Serangan India dengan Operasi Sindoor ke Pakistan Hari Ini!

AKURAT.CO Ada sejumlah dampak perang India-Pakistan terhadap beberapa aspek, terutama setelah India memulai serangan militer ke wilayah Pakistan dan Kashmir dengan Operasi Sindoor pada Rabu dini hari.
Pakistan telah menanggapi dengan menyebut aksi tersebut sebagai “tindakan perang yang sesungguhnya,” di tengah meningkatnya ketegangan antara dua negara yang sama-sama memiliki senjata nuklir dan telah lama berseteru.
Serangan India dilakukan sebagai balasan atas serangan militan dua minggu lalu yang menewaskan para wisatawan di Kashmir wilayah India.
Kawasan pegunungan Himalaya tersebut diklaim sepenuhnya oleh India maupun Pakistan, meski terbagi dalam penguasaan masing-masing.
Baca Juga: Ramalan Kelam: Studi Tahun 2019 Prediksi Perang Nuklir India-Pakistan di 2025, Dunia Terancam
Berikut penejelasan lengkap mengenai Operasi Sindoor yang dilakukan oleh India untuk menyerang wilayah Pakistan, serta kemungkinan dampak yang terjadi, dikutip dari situs Reuters, Rabu (7/5/2025).
Apa Itu Operasi Sindoor?
India menyatakan bahwa Operasi Sindoor telah menargetkan sembilan lokasi di Pakistan yang disebut sebagai pusat "infrastruktur teroris" dan tempat perencanaan serangan terhadap India.
Nama Operasi Sindoor ini diambil dari bubuk merah terang yang biasa dipakai oleh wanita Hindu yang sudah menikah, simbol yang diyakini mengacu pada para janda korban serangan 22 April yang menewaskan 26 pria, mayoritas beragama Hindu.
Sementara itu, Pakistan melaporkan bahwa enam titik di wilayahnya menjadi sasaran, termasuk bendungan dan proyek pembangkit listrik tenaga air, dengan sekitar dua lusin senjata digunakan dalam serangan. Militer Pakistan menyatakan akan memberikan balasan atas serangan tersebut.
Baca Juga: Berita Terkini: India Serang Pakistan dalam Operasi Sindoor Hari Ini, Apa Saja Targetnya?
Apa Dampak Perang India-Pakistan?
Pakistan melaporkan bahwa serangan India telah menewaskan 26 warga sipil dan melukai 46 orang lainnya.
Di sisi lain, India menyatakan bahwa 7 warganya tewas dan 35 lainnya terluka akibat tembakan lintas batas yang dilakukan oleh pasukan Pakistan di wilayah Kashmir.
Dampak perang India-Pakistan ini membuat warga sipil waspada. Provinsi Punjab di timur Pakistan menetapkan status darurat, dengan seluruh rumah sakit dan pasukan keamanan dalam kondisi siaga penuh.
Sementara itu, kota Muzaffarabad. ibu kota wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan, sempat mengalami pemadaman listrik akibat ledakan yang terjadi.
Sejumlah sekolah di sebagian besar wilayah Jammu dan Kashmir di India ditutup pada hari Rabu.
Tak hanya berdampak terhadap keamanan warga sipil, namun juga memengaruhi kegiatan di wilayah udara.
India menutup sejumlah bandara, membuat maskapai seperti Air India, Akasa Air, IndiGo, dan SpiceJet membatalkan penerbangan.
Qatar Airways untuk sementara menghentikan penerbangan ke Pakistan, sementara Thai Airways mengalihkan rute ke berbagai tujuan di Eropa dan Asia Selatan.
Pakistan International Airlines juga mengumumkan bahwa penerbangan dialihkan ke Karachi, dan beberapa jadwal penerbangan ditunda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 4UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 5Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 8Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian







