Insufiensi Ginjal Ringan Mereda, Kesehatan Paus Fransiskus Mulai Membaik

AKURAT.CO Kondisi kesehatan Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus, dikabarkan mulai membaik pada Rabu (26/2/2025) waktu sstempat, setelah mengalami insufiensi ginjal ringan.
"Kondisi klinis Bapa Suci selama 24 jam terakhir menunjukkan sedikit perbaikan. Insufisiensi ginjal ringan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah mereda," tulis kantor berita Vatikan, Holy See Press Office, Kamis (27/2/2025).
Diketahui, Paus berusia 88 tahun itu berjuang melawan pneumonia ganda. Paus menghabiskan malam ke-13 di rumah sakit Gemelli Roma, rawat inap terlama selama hampir 12 tahun masa kepausannya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Paus Fransiskus Meninggal Akibat Pneumonia Ganda, Ini Penjelasan Vatikan
Namun, pernyataan tersebut tidak merinci apakah Paus masih dianggap berada dalam kondisi kritis, karena ia telah terdaftar sejak Sabtu, 22 Februari 2025.
Meskipun ada kemajuan, laporan medis terbaru menyatakan prognosis Paus masih perlu diwaspadai. Paus berusia 88 tahun itu menjalani CT scan dada pada Selasa malam yang menunjukkan 'evolusi normal' dalam peradangan paru-paru yang disebabkan oleh pneumonia.
Tes darah yang dilakukan pada hari Rabu mengkonfirmasi bahwa Paus, meskipun rapuh, menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Pemeriksaan hematokimia dan hemakrositometri hari ini mengkonfirmasi kemajuan kemarin. Paus tidak mengalami krisis pernapasan asma, tetapi terus menjalani terapi oksigen aliran tinggi dan fisioterapi pernapasan untuk mengobati pneumonia yang dideritanya.
Seorang pejabat Vatikan, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan pada Rabu pagi bahwa Paus Fransiskus dalam keadaan waspada sepanjang hari dan mampu makan dengan normal serta pindah ke ruang rawat inap.
"Pada pagi hari, Bapa Suci menerima Ekaristi. Sore harinya dikhususkan untuk aktivitas kerja," laporan Vatikan menyimpulkan.
Baca Juga: Kondisi Kesehatan Paus Fransiskus Terkini Masih Kritis, Umat Katolik Terus Berdoa
Dilansir Catholic News Agency, meskipun Bapa Suci bertemu dengan para pejabat Vatikan di Rumah Sakit Gemelli awal pekan ini, termasuk Menteri Luar Negeri Kardinal Pietro Parolin dan Uskup Agung Edgar Peña Parra, pengganti urusan umum Sekretariat Negara, Paus belum menerima pengunjung hari ini.
Di Roma, paroki dan komunitas keagamaan terus mempersembahkan Misa dan doa untuk Paus Fransiskus, kesehatannya, dan kepemimpinan Gereja sementara Paus tetap berada di rumah sakit untuk perawatan medis yang berkelanjutan.
Sejak Senin, Keuskupan Roma dan Kuria Roma telah berkolaborasi menyelenggarakan acara doa malam yang terbuka untuk umum di Lapangan Santo Petrus untuk mendoakan kesembuhan Paus. Kardinal Italia Giovanni Battista Re, dekan Dewan Kardinal, akan memimpin doa rosario pada Rabu malam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








