Gencatan Senjata, Tanda Awal Kehancuran Israel yang Kian Nyata

AKURAT.CO Kabar mengejutkan datang dari Timur Tengah, di mana Israel akhirnya menyepakati gencatan senjata yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, Amerika Serikat, dan PBB.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PP Persatuan Islam (Persis), KH Jeje Zaenudin, menyatakan, langkah Israel menandatangani perjanjian gencatan senjata bukanlah tanda kemurahan hati, melainkan indikasi melemahnya kekuatan mereka.
"Kemauan Israel menandatangani gencatan senjata hanyalah isyarat kecil bahwa mereka, beserta negara pendukung utamanya seperti Amerika Serikat, sedang menghadapi ancaman kebangkrutan dan kehancuran di depan mata," ujar Kyai Jeje dalam keterangannya, Jumat (17/1/2025).
Menurutnya, kemenangan bangsa Palestina tidak akan datang sebagai hadiah dari Israel, tetapi merupakan karunia Allah yang diberikan atas perjuangan panjang yang penuh pengorbanan jiwa dan harta.
Baca Juga: PKB Apresiasi 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Fokus Efisiensi Anggaran dan Kebijakan Tepat Sasaran
"Kemerdekaan Palestina tidak terletak di tangan Israel. Kemenangan itu adalah janji Allah yang akan diberikan kepada mereka yang terus berjuang dengan ikhlas," tegasnya.
Kyai Jeje juga menyoroti posisi Israel yang selalu berlindung di balik kekuatan negara lain. Ia mengutip Al-Qur'an surat Al-Hasyr ayat 14, yang menggambarkan karakteristik kaum Zionis yang bertempur dari balik tembok perlindungan.
"Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali di kampung-kampung berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan di antara mereka sangat hebat; kamu kira mereka bersatu, padahal hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tidak mengerti."
Kyai Jeje menambahkan, kehancuran Israel akan didahului oleh jatuhnya negara-negara yang menjadi benteng pertahanannya, terutama Amerika Serikat.
Ia menyebut kebakaran besar di Los Angeles sebagai tanda kemunduran yang mempercepat kehancuran Amerika.
"Jika Allah telah menetapkan waktunya, maka kebangkrutan Amerika akan membawa kehancuran Israel. Artinya, kemenangan Palestina sudah semakin dekat," ujarnya.
Baca Juga: Dasco Temui Dubes Singapura, Bahas Kerja Sama Energi Terbarukan dan Ekonomi Hijau
Ia menutup pernyataannya dengan surat As-Shaff ayat 13, yang memberikan harapan bagi perjuangan bangsa Palestina:
"Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai, yaitu pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat waktunya. Sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman."
Menurut KH Jeje, gencatan senjata ini harus dilihat sebagai bagian dari perjalanan panjang menuju kemenangan sejati Palestina yang akan diraih dengan izin Allah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK









