Akurat

Israel Serang Lebanon, Gencatan Senjata Kembali Dilanggar!

Arief Rachman | 4 Januari 2025, 22:50 WIB
Israel Serang Lebanon, Gencatan Senjata Kembali Dilanggar!

AKURAT.CO Kota Bani Haiyyan dan Markaba di Lebanon Selatan kembali menjadi sasaran serangan udara pasukan Israel.

Hal tersebut diketahui berdasarkan laporan Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA), seperti dikutip dari Antara, Sabtu (4/1/2025).

Serangan tersebut disebut melanggar perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati oleh Israel dan Lebanon lebih dari sebulan lalu.

Laporan NNA pada Sabtu mengungkap bahwa sejumlah kota di Lebanon menjadi target serangan pesawat tempur Israel. Pelanggaran ini memicu ketegangan baru di kawasan perbatasan kedua negara.

Sementara itu, media lokal Lebanon melaporkan seorang pria terluka dalam insiden penembakan di Desa Bint Jbeil, Lebanon Selatan.

Baca Juga: AS Usulkan Penjualan Senjata Rp129 Triliun ke Israel di Tengah Krisis Palestina

Namun, sumber resmi Lebanon membantah adanya korban cedera dalam kejadian tersebut. Di sisi lain, rezim Israel juga dilaporkan menghalangi akses ambulans ke lokasi insiden.

Kantor Berita Anadolu dari Turki menyebutkan bahwa militer Israel telah melanggar perjanjian gencatan senjata dengan Lebanon sebanyak 11 kali hanya dalam sehari pada Jumat (3/1/2025).

Selama 38 hari terakhir sejak perjanjian diberlakukan, total tercatat 364 pelanggaran dilakukan oleh pasukan Israel.

Gencatan senjata yang sebelumnya disepakati pada 27 November antara Israel dan Lebanon bertujuan untuk mengakhiri konflik bersenjata antara rezim Zionis dan kelompok perlawanan Hizbullah.

Namun, pelanggaran berulang dari pihak Israel semakin memperburuk hubungan antara kedua negara.

Tindakan Israel ini menimbulkan kecaman luas di Lebanon, yang menilai pelanggaran tersebut sebagai ancaman langsung terhadap kedaulatan negara dan stabilitas kawasan.

Baca Juga: Liga 1: Malut United Kontrak Pemain Muda Ahmad Wadil Menjelang Paruh Kedua

Situasi yang memanas ini kembali memicu perhatian internasional terhadap konflik panjang di perbatasan Lebanon dan Israel.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.