Akurat

Serangan Drone Hizbullah di Israel Tewaskan Empat Tentara

Petrus C. Vianney | 15 Oktober 2024, 13:30 WIB
Serangan Drone Hizbullah di Israel Tewaskan Empat Tentara

AKURAT.CO Hizbullah mengklaim telah meluncurkan serangan drone terhadap pangkalan militer Israel di Binyamina, Israel utara, yang menewaskan empat tentara dan melukai tujuh lainnya.

Serangan ini terjadi pada Minggu (13/10/2024), di wilayah selatan Haifa. Hizbullah mengungkapkan bahwa mereka mengerahkan segerombolan drone untuk menyerang kamp Brigade Golani, sebuah unit elit dalam militer Israel.

Sumber lokal melaporkan bahwa sebelum serangan, tidak ada sirene peringatan yang berbunyi. Selain itu, Hizbullah juga menyerang pangkalan logistik Israel di Dataran Tinggi Golan dengan rudal.

Di hari yang sama, Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, mengumumkan pengiriman sistem pertahanan udara tambahan ke Israel guna memperkuat perlindungan terhadap serangan rudal.

"Mengotorisasi pengerahan baterai Terminal High-Altitude Area Defense (THAAD) dan kru terkait personel militer AS ke Israel untuk membantu meningkatkan pertahanan udara Israel," ujar Pentagon Pat Ryder selaku sekretaris pers, dikutip dari Aljazeera.com, Senin (14/10/2024).

Pentagon mengonfirmasi bahwa baterai THAAD dan personel militer AS akan dikerahkan untuk membantu pertahanan Israel.

Serangan drone ini menyoroti tantangan yang dihadapi Israel dalam mendeteksi dan mencegat drone, terutama karena mereka terbang di ketinggian rendah dan sulit dilacak.

Analis Israel, Gideon Levy, memperingatkan bahwa konflik ini bisa membawa kerugian besar bagi Israel.

"Tidak ada yang kurang dari yang diharapkan. Kita berada di awal perang di Lebanon, bukan di akhir perang. Dan semua orang yang begitu antusias dengan perang ini harus tahu bahwa itu akan membawa harga yang sangat berat," katanya.

Konflik antara Israel dan Hizbullah telah meningkat sejak tahun lalu, dengan ribuan korban jiwa dan lebih dari sejuta orang terlantar di Lebanon.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.