Harta Karun Litium Senilai Rp8,4 Triliun Tersembunyi di Dasar Laut Salton California

AKURAT.CO Laut Salton, danau terbesar di California, menyimpan potensi harta karun berupa litium yang disebut 'emas putih' dengan nilai mencapai $540 miliar (sekitar Rp8,4 triliun).
Litium ini terpendam di dasar danau dan sedang menjadi objek penelitian ilmuwan yang didanai oleh Departemen Energi AS. Litium, yang digunakan sebagai bahan utama baterai kendaraan listrik, terdapat dalam jumlah besar di danau tersebut.
Jika berhasil diekstraksi, litium ini bisa menghasilkan cukup baterai untuk sekitar 382 juta mobil listrik. Hal ini bisa menjadikan Amerika Serikat sebagai pemimpin dunia dalam produksi baterai litium.
Baca Juga: Media Asing Soroti Penemuan KRI Nanggala-402 di Dasar Laut, Terbelah Jadi Tiga
Michael McKibben, profesor geokimia dari Universitas California, menyatakan bahwa Laut Salton menyimpan salah satu cadangan litium terbesar di dunia. Gubernur California, Gavin Newsom, bahkan menyebut danau ini sebagai 'Arab Saudi dari litium'.
"Ini adalah salah satu deposit air garam litium terbesar di dunia. Ini dapat membuat Amerika Serikat benar-benar mandiri dalam litium dan berhenti mengimpornya melalui Cina," ujarnya, dikutip dari Wionews.com, Senin (7/10/2024).
Namun, proses ekstraksi litium dari danau tidak mudah. Selain membutuhkan pengeboran panas bumi hingga ribuan kaki di bawah permukaan, proses ini juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan sosial.
Penduduk di sekitar danau serta pasokan air dari Sungai Colorado bisa terkena dampaknya. Meskipun begitu, potensi besar ini tetap menjadi fokus penelitian demi memajukan teknologi kendaraan listrik di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









