Akurat

Dukung Kampanye Vaksinasi, WHO dan Israel Sepakati Gencatan Senjata Sementara

Petrus C. Vianney | 2 September 2024, 13:58 WIB
Dukung Kampanye Vaksinasi, WHO dan Israel Sepakati Gencatan Senjata Sementara

AKURAT.CO Kampanye vaksinasi polio telah dimulai di Gaza, bertujuan untuk memvaksinasi 640.000 anak di bawah 10 tahun, meskipun wilayah tersebut tengah dilanda perang yang menghancurkan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa kasus kelumpuhan ini menunjukkan kemungkinan adanya ratusan anak lain yang terinfeksi namun tidak menunjukkan gejala.

Vaksinasi ini dilakukan dalam dua putaran, dengan setiap anak menerima dua tetes vaksin polio oral, serta putaran kedua diberikan empat minggu setelah yang pertama.

Lebih dari 2.100 petugas kesehatan dikerahkan dalam kampanye ini, bekerja sama dengan lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Kementerian Kesehatan Gaza.

"Karena ketidakamanan, kerusakan pada jalan dan infrastruktur, dan perpindahan penduduk yang terus-menerus, tidak mungkin melakukan kampanye hanya selama tiga hari," kata lembaga PBB, dikutip dari Euronews.com, Minggu (1/9/2024).

Baca Juga: Jelang Musim Haji 2024, WHO Ingatkan Pemerintah Indonesia terkait Kasus MERS CoV di Arab Saudi

Namun, pelaksanaan kampanye ini menghadapi tantangan besar, seperti jalan yang hancur, rumah sakit yang rusak dan populasi yang tersebar di berbagai wilayah terisolasi akibat konflik.

WHO juga telah mencapai kesepakatan dengan Israel untuk menghentikan sementara pertempuran selama tiga hari, guna memungkinkan kampanye vaksinasi berjalan.

Namun, UNICEF menilai bahwa waktu yang diberikan tidak cukup untuk mencapai cakupan vaksinasi yang memadai, terutama dengan kondisi jalan dan infrastruktur yang rusak parah.

Vaksinasi dilakukan di sekitar 160 lokasi di seluruh Gaza, termasuk pusat medis, rumah sakit dan sekolah, terutama di daerah dengan populasi anak yang tinggi.

Lebih dari 1,3 juta dosis vaksin telah disimpan dalam fasilitas khusus untuk menjaga kualitasnya, dan pengiriman tambahan sebanyak 400.000 dosis sedang dalam perjalanan.

WHO menegaskan bahwa anak-anak perlu menerima semua dosis vaksin agar terlindungi dari penyakit ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.