Akurat

DPR Kecam Insiden Penembakan Donald Trump: Kita Harus Berani Melawan

Atikah Umiyani | 15 Juli 2024, 12:20 WIB
DPR Kecam Insiden Penembakan Donald Trump: Kita Harus Berani Melawan

AKURAT.CO Komisi I DPR RI ikut mengutuk dan mengecam adanya upaya pembunuhan melalui tembakan kepada mantan sekaligus calon Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump saat berkampanya di Pennsylvania.

"Saya mengecam dan mengutuk keras kejadian penembakan mantan Presiden AS serta calon Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump," kata Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, kepada wartawan di Jakarta, Senin (15/7/2024).

Meutya turut berbelasungkawa dan menyampaikan rasa duka mendalam terhadap para korban. Dia berharap Trump bisa segera pulih dari luka tembak yang dideritanya.

Baca Juga: Teori Konspirasi Penembakan Trump Muncul di X, Terkait Elon Musk?

Menurutnya, tindakan kekerasan dalam politik sama sekali tidak bisa dibenarkan. Dia juga mendesak semua pihak untuk melawan dan tidak memberi ruang adanya tindakan kekerasan semacam itu.

"Kekerasan politik dalam bentuk apapun tidak memiliki tempat di masyarakat kita. Kita harus berani melawan segala bentuk kekerasan yang mengancam demokrasi," ujarnya.

Meutya juga mengingatkan kepada semua pihak untuk saling menghormati, termasuk dalam hal perbedaan pandangan politik. "Kejadian ini menjadi momen untuk mengingatkan semua pihak terus menghormati sistem demokrasi dan adanya perbedaan pendapat," pungkasnya.

Diketahui, insiden penembakan terhadap mantan Presiden AS, Donald Trump, terjadi saat ia sedang berkampanye di Pennsylvania.

Meski selamat, Trump sempat mengalami pendarahan akibat luka di bagian telinga. Sementara pelaku dengan identitas Thomas Matthew Crooks telah ditembak mati oleh petugas keamanan.

Upaya pembunuhan ini menimbulkan keprihatinan global dan mendapat perhatian dari berbagai pemimpin dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.