Akurat

Prabowo Ingin Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Menlu Retno: Tunggu Mandat PBB

Atikah Umiyani | 5 Juni 2024, 17:33 WIB
Prabowo Ingin Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Menlu Retno: Tunggu Mandat PBB

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengatakan pemerintah masih terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak agar bisa mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina, sesuai dengan rencana Prabowo Subianto.

"Semua sekarang sedang dikoordinasikan, Jadi kita melalui koordinasi," kata Retno usai rapat kerja dengan Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/6/2024).

Menurutnya, pengiriman pasukan perdamaian tidak bisa dilakukan sembarangan karena harus mendapat persetujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sebagaimana, hal itu juga sudah ditegaskan oleh Prabowo.

"Harus dilihat kalimat bapak Prabowo, pak Menhan, pak Presiden terpilih, bahwa Indonesia siap untuk mengirimkan pasukan perdamaian di bawah mandat PBB, jangan dihilangkan kalimat di bawah mandat PBB," ujarnya.

Baca Juga: Komisi I DPR Dukung Rencana Prabowo Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Dia menjelaskan, sejauh ini memang belum ada pasukan perdamaian yang bertugas di Palestina. Untuk itu, dia mengingatkan bahwa upaya pengiriman pasukan ke Palestina harus direstui PBB.

"Enggak, belum (ada pasukan), makanya jangan dihilangkan kalimat di bawah mandat PBB ya," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyoroti dinamika konflik yang hingga saat ini masih terjadi di Gaza. Dia menyerukan adanya gencatan senjata sebagai salah satu upaya penyelesaian konflik tersebut.

Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus berupaya menyediakan dan mengirimkan bantuan kemanusiaan, baik yang dibutuhkan di Gaza atau yang diminta oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam bentuk pengiriman pasukan.

"Kami siap melakukan apapun yang kami bisa untuk memberi bantuan kemanusiaan serta kami siap apabila diminta PBB, untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian yang penting untuk mempertahankan dan memantau gencatan senjata, serta menyediakan keamanan bagi semua pihak," kata Prabowo di acara IISS Shangri-La Dialogue ke-2, di Singapura, Sabtu (1/6/2024).

"Kami juga siap untuk mengirim tenaga medis untuk mengoperasikan RS lapangan di Gaza tentu dengan persetujuan semua pihak," sambungnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.