Akurat

Kembar Siam Tertua di Dunia Wafat di Usia 62 Tahun

Iwan Gunawan | 18 April 2024, 15:06 WIB
Kembar Siam Tertua di Dunia Wafat di Usia 62 Tahun

AKURAT.CO Kembar siam tertua di dunia bernama George dan Lori Schappell meninggal di usia 62 tahun. Berdasarkan Guinness World Records, George dan Lori meninggal pada 7 April di Rumah Sakit Universitas Pennsylvania.

Belum ada rincian informasi mengenai penyebab kematian kembar siam ini. Penjaga rekor mengatakan Lori dan George tercatat sembilan tahun lebih tua dari wanita kembar siam tertua kedua.  

Dokter memerkirakan kembar siam ini memiliki harapan hidup selama 30 tahun, namun George dan Lori mampu hidup lebih lama, bahkan mencapai usia 62 tahun. George dan Lori lahir pada bulan Semtember 1961 di Pennsylvania dengan kondisi tengkorak yang sebagian menyatu.

Dilansir dari Global News, Kamis (18/4/2024), kondisi badan Lori dalam keadaan sehat, sedangkan George menderita spina bifida atau cacat lahir yang terjadi di sepanjang tulang belakang jika tabung saraf tidak menutup sepenuhnya. Hal tersebut mengakibatkan George tidak bisa berjalan dan menggunakan kursi roda khusus yang didesain bisa bergerak saat Lori mendorongnya.

Baca Juga: Berhasil Dipisahkan, Orang Tua Bayi Kembar Siam Tak Sabar Ingin Segera Pulang Dari Rumah Sakit

Meskipun lahir dengan keterbatasan, George dan Lori berusaha untuk hidup mandiri. Bahkan mereka memiliki minat, karier dan tidur di kamar yang berbeda, yang kerap bergantian setiap malamnya.

Diketahui George dikenal sebagai penyanyi country, sedangkan Lori adalah pemain ten-pin bowler yang terkenal. Dengan jadwal dan diskusi yang luar biasa, kakak beradik ini mampu menyeimbangkan kehidupan mereka. Lori bekerja di unit binatu rumah sakit dan pertunjukan musik, sementara George mampu membawa mereka hingga ke luar negeri.

Saat tampil dalam dokumenter pada tahun 1997, Goerge dan Lori mendapat pertanyaan, apakah mereka berharap bisa berpisah? Namun mereka kompak menjawab tidak.

“Apakah kita akan dipisahkan? Sama sekali tidak,” kata George kepada pewawancara.

“Teori saya adalah: mengapa memerbaiki apa yang tidak rusak?” tambahnya.

Baca Juga: Adam dan Malik, Bayi Kembar Siam Dari Tapanuli Utara Berhasil Dipisahkan

Mereka juga berbicara mengenai pentingnya sebuah privasi antara satu sama lain. Seperti saat George berlatih musik, maka Lori tidak akan menyela.

“Saya di sini secara fisik, tapi hanya itu,” jelas Lori.

“Hanya karena kita tidak bisa bangkit dan menjauh dari satu sama lain bukan berarti kita tidak bisa menyendiri dari orang lain atau dari diri kita sendiri. Orang-orang yang menyatu bisa memiliki kehidupan yang sangat pribadi,” tambahnya.

“Jika Anda mencintai orang yang bersama Anda dan menghormatinya, Anda akan memberi mereka privasi dan kompromi dalam situasi yang Anda ingin mereka berikan kepada Anda,” kata George.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

I
Reporter
Iwan Gunawan
R