Berhasil Dipisahkan, Orang Tua Bayi Kembar Siam Tak Sabar Ingin Segera Pulang Dari Rumah Sakit

AKURAT.CO, Suasana haru dan bahagia terpancar dari wajah pasangan suami istri Juliadi Silitonga dan Noorida Sihombing di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Selasa (23/7) sore.
Senyum sumringah menyelimuti wajah orangtua bayi kembar siam yang diberi nama Adam dan Malik itu setelah tim dokter menyatakan proses operasi pemisahan kedua bayi itu berjalan lancar dan kondisinya stabil.
"Terima kasih banyak kepada pak dokter dan seluruhnya yang sudah membantu Adam dan Malik selama ini," kata Juliadi saat ditemui di RSUP Haji Adam Malik setelah mengetahui proses operasi berjalan lancar, Selasa (23/7) sore.
Operasi pemisahan bayi kembar siam Adam dan Malik melibatkan sedikitnya 50 dokter berbagai spesialis. Operasi berlangsung selama 4 jam, yang dimulai sekira pukul 08.00 WIB pagi hingga pukul 11.52 Wib.
Ketua tim dokter pemisahan bayi kembar Adam dan Malik, Guslihan Dasa Tjipta mengatakan kondisi kedua bayi dalam keadaan stabil. Selain Temperatur yang normal, denyut jantung keduanya juga bagus.
"Kita akan berturut-turut selama tiga hari ke depan melakukan evaluasi terhadap kondisi Adam dan Malik," kata Guslihan.
Saat ini, lanjut Guslihan, Adam dan Malik di rawat intensif di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Tim dokter masih ingin memastikan tidak ada kondisi infeksi atau menyatunya kulit yang akan menimbulkan masalah.
Meski dalam kondisi yang cukup stabil, Adam dan Malik masih harus melewati masa kritis yang diperkirakan akan berlangsung beberapa hari kedepan.
"Masa kritisnya biasanya tiga sampai lima hari ke depan. Makanya akan kita pantau terus,” ujar Guslihan.
Sementara itu, ayah bayi Adam dan Malik, Juliadi tidak sabar ingin segera membawa pulang kedua bayinya itu ke kampung halaman di Tapanuli Utara. Dirinya merasa lega dan akan merawat kedua buah hatinya itu di kampung.
Namun dokter belum membolehkan, sebab masa pemulihan Adam dan Malik akan memakan waktu 2 hingga 4 bulan.
"Saya semangat luar biasa, pikiran pun nggak stres lagi. Kalau sudah dikasih izin rumah sakit, saya akan bawa Adam dan Malik ke kampung,” tutur Juliadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





