Dubai Diterjang Badai, Sejumlah Ruas Jalan Hingga Bandara Lumpuh Tergenang Banjir
Rahmat Ghafur | 17 April 2024, 16:15 WIB

AKURAT.CO Badai petir hebat dalam kurun waktu beberapa jam telah melanda Uni Emirat Arab (UEA). Akibatnya sejumlah ruas jalan hingga bandara internasional Dubai lumpuh tergenang banjir.
Pemerintah UEA menyebutkan bahwa curah hujan ini menjadi yang terbesar dalam 75 tahun terakhir.
Baca Juga: Relatif tak Ada Kendala selama Latihan di Dubai, Bagas Kaffa Optimistis Timnas U-23 Capai Target
Bahkan menyebut hujan ini sebagai “peristiwa cuaca bersejarah” yang melampaui “apa pun yang terdokumentasi sejak dimulainya pengumpulan data pada tahun 1949.”
Menurut data meteorologi yang dikumpulkan di Bandara Internasional Dubai, hujan mulai turun pada Senin (15/4/2024) dan Selasa (16/4/2024). Curah hujan yang mencapai 20 milimeter (0,79 inci) telah membasahi pasir dan jalan raya Dubai.
Kemudian,Badai meningkat sekitar pukul 9 pagi pada Selasa (16/4/2024) waktu setempat dan berlanjut sepanjang hari.
Tentu saja, ini menyebabkan lebih banyak hujan dan hujan es di kota yang super sibuk tersebut.
Pada Selasa, curah hujan diketahui lebih dari 142 milimeter (5,59 inci) telah membasahi Dubai selama 24 jam. Rata-rata curah hujan mencapai 94,7 milimeter (3,73 inci) dalam setahun ini.
Bandara Internasional Dubai yang menjadi bandara tersibuk di dunia untuk perjalanan internasional dan hub bagi maskapai penerbangan jarak jauh Emirates terpaksa berhenti beroperasi sementara karena tergenang banjir.
Bahkan, bandara Dubai tersebut telah memberhentikan kedatangan dan pemberangkatan penumpang pada Selasa (16/4/2024) malam.
Hal ini karena area bandara yang tergenang banjir dan juga para penumpang yang sulit menjangkau bandara karena banjir telah yang menutupi jalan-jalan di sekitarnya.
Tak hanya itu, sejumlah rumah, kendaraan mewah, pusat perbelanjaan juga ikut terendam banjir.
Petir pun ikut terlihat menyambar di langit UEA, sesekali menyentuh ujung Burj Khalifa, gedung tertinggi di dunia.
Mengutip The Guardian pada Rabu (17/4/2024), satu orang dilaporkan tewas akibat banjir tersebut. Polisi menyatakan bahwa seorang pria berusia 70 tahun terbawa arus dalam mobilnya di Ras Al-Khaimah, salah satu dari tujuh emirat di negara tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









