Akurat

Konflik Iran-Israel, Pemerintah Sudah Terbitkan Travel Advice ke Timur Tengah

Rizky Dewantara | 16 April 2024, 14:28 WIB
Konflik Iran-Israel, Pemerintah Sudah Terbitkan Travel Advice ke Timur Tengah

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi memastikan, tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang berkegiatan di Timur Tengah, yang terkena dampak serangan Iran ke Israel pada Sabtu (13/4) malam.

"WNI sejauh ini alhamdulillah dalam keadaan baik, dalam artian tidak terdampak situasi yang ada," kata Retno, di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Antara, Selasa (16/4/2024).

Pihaknya terus melakukan pantauan dari dekat terhadap perkembangan situasi yang terjadi di Timur Tengah. Selain itu, hampir setiap hari Kemenlu mengadakan rapat secara virtual dengan Kedutaan Besar RI di wilayah yang terjadi eskalasi, seperti Yaman, Teheran, dan Mesir.

Baca Juga: Militer Israel Berjanji Akan Menanggapi Serangan Iran di Tengah Meningkatnya Seruan Untuk Menahan Diri

"Termasuk contigensi plan sudah kami buat. Jadi, untuk KBRI-KBRI itulah yang kami lakukan sampai saat ini," katanya.

Selain itu, Kemenlu telah menerbitkan travel advice atau imbauan perjalanan menuju Timur Tengah sejak 13 April 2024, demi perlindungan WNI.

Kemenlu juga memasang hotline kementerian luar negeri sehingga WNI yang tinggal di tempat-tempat rawan tersebut dapat menghubungi hotline KBRI.

"Kami juga sudah melakukan engagement langsung dengan WNI yang berada di Iran dan juga di Israel pada tanggal 14 April untuk memberikan hal-hal apa yang mereka dapat lakukan jika terjadi sesuatu atau jika eskalasi terus meningkat," katanya.

Baca Juga: Konflik Israel-Iran, Pimpinan Komisi VII DPR Bicara Urgensi Percepatan Transisi Energi

Penggunaan ratusan drone dan rudal di serangan Iran ke Israel pada akhir pekan lalu ditargetkan sebagai pembalasan atas serangan Israel terhadap konsulat Iran di Damaskus.

Serangan Iran ke Israel juga merupakan serangan pesawat tak berawak terbesar yang pernah dilakukan oleh negara manapun.

Serangan Iran ke Israel juga menjadi pertama kalinya bagi negara itu untuk menyerang Israel secara langsung setelah hampir setengah abad menjadi musuh bebuyutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.