Akurat

Gabriel Attal Jadi PM Termuda Prancis di Usia 34 Tahun

Sulthony Hasanuddin | 9 Januari 2024, 20:21 WIB
Gabriel Attal Jadi PM Termuda Prancis di Usia 34 Tahun

 

AKURAT.CO Presiden Prancis, Emmanuel Macron telah menunjuk Gabriel Attal (34) untuk menjadi sosok perdana menteri termuda di Prancis pada Selasa (9/1/2024).

Penunjukkan Gabriel Attal sebagai Perdana Menteri Prancis guna menggantikan perdana menteri sebelumnya Elisabeth Borne (62) yang telah menjabat kurang dari 2 tahun.

"Presiden republik ini menunjuk Gabriel Attal sebagai perdana menteri, dan menugaskannya untuk membentuk pemerintahan," ungkap sebuah pernyataan Kepresidenan Prancis, dikutip dari AFP.

Sosok Gabriel Attal sendiri merupakan Menteri Pendidikan Prancis yang mulai dikenal publik setelah dipercaya sebagai juru bicara pemerintah selama pandemi Covid-19.

Penunjukkan Gabriel Attal lantas menjadikan dirinya sebagai Perdana Menteri termuda Prancis juga yang pertama secara terbuka mengaku sebagai gay.

Dikutip dari News Sky, penunjukkan Gabriel Attal dikarenakan sang presiden ingin memberikan semangat baru dalam masa jabatan keduanya menjelang pemilihan parlemen Eropa pada bulan Juni.

Meskipun langkah tersebut tidak akan serta merta mengarah pada perubahan politik yang besar, tindakan itu dipandang sebagai upaya Macron untuk melampaui reformasi pensiun dan imigrasi yang tidak populer tahun lalu.

Baca Juga: Mantan CEO Bayern Muenchen: Peringatan Franz Beckenbauer Seharusnya Diadakan di Allianz Arena

Penunjukkan Gabriel Attal juga disebut mengikuti hasil survey yang menunjukkan bahwa membawa sosok populer itu ke dalam tim bisa menjadi upaya untuk mempersempit kesenjangan.

"Saya tahu saya dapat mengandalkan energi dan komitmennya untuk mengimplementasikan proyek revitalisasi dan regenerasi yang saya umumkan," kata Macron kepada Gabriel Attal, di media sosial X.

Diketahui, Gabriel Attal dan Presiden Prancis, Macron memiliki usia gabungan tepat di bawah Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

Pasangan tersebut lantas akan bekerja sama untuk membentuk pemerintahan baru dalam beberapa hari ke depan, meskipun beberapa menteri diperkirakan akan tetap menjabat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.