Sederet Fakta Henry Kissinger Diplomat AS Peraih Nobel Perdamaian yang Kontroversial, Meninggal di Usia 100 Tahun

AKURAT.CO Seorang tokoh diplomatik dan Menteri Luar Negeri di bawah dua Presiden Amerika Serikat (AS), Henry Kissinger, meninggal dunia pada hari Rabu (29/11/2023) di usia 100 tahun.
Dikutip dari Reuters, Henry Kissinger meninggal di rumahnya di Connecticut dan akan dimakamkan dalam sebuah upacara pribadi keluarga yang juga akan diikuti dengan upacara peringatan umum di New York City, Amerika Serikat.
Diketahui, di usia senjanya, Henry Kissinger tetap aktif menghadiri pertemuan di Gedung Putih, menerbitkan buku tentang gaya kepemimpinan dan memberikan kesaksian di hadapan komite Senat tentang ancaman nuklir yang ditimbulkan oleh Korea Utara.
Bahkan pada bulan Juli 2023 lalu, ia melakukan kunjungan mendadak ke Beijing untuk bertemu dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping.
Baca Juga: Diplomat Amerika Serikat Peraih Nobel Henry Kissinger Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun
Selama tahun 1970-an atau di tengah kondisi Perang Dingin, Penasihat Keamanan Nasional dan Menteri Luar Negeri di bawah Presiden Richard Nixontu itu berperan dalam banyak peristiwa global yang mengubah zaman pada dekade tersebut.
Berikut ini adalah beberapa fakta mengenai diplomat Amerika Serikat, Henry Kissinger, yang meninggal dunia pada usia 100 tahun.
1. Biodata Henry Kissinger
Henry Kissinger lahir dengan nama Heinz Alfred Kissinger di Furth, sebuah kota di wilayah Bavaria, Jerman, pada 27 Mei 1923.
Sebagai seorang Yahudi Ortodoks, ia diganggu oleh anti-Semit dan pada tahun 1938 keluarganya bergabung dengan eksodus dari Jerman Nazi untuk pindah ke New York.
Kissinger lalu menjadi warga negara Amerika yang dinaturalisasi pada tahun 1943.
2. Anggota Angkatan Darat AS pada Perang Dunia II
Kissinger kembali ke tanah airnya selama Perang Dunia Kedua sebagai anggota Divisi Infanteri ke-84 Angkatan Darat AS.
Ia bekerja sebagai penerjemah dalam operasi intelijen dan membantu mengumpulkan anggota Gestapo, bahkan dianugerahi Bintang Perunggu.
3. Alumni Universitas Havard
Setelah memiliki karir cemerlang di fakultas Universitas Harvard, Kissinger bergabung dengan pemerintahan Richard Nixon sebagai penasihat keamanan nasional pada tahun 1969.
Hal itu merupakan sebuah pekerjaan yang ia pertahankan, bahkan setelah Nixon mengundurkan diri dan digantikan oleh Gerald Ford sebagai presiden.
Ia juga menjabat sebagai menteri luar negeri di bawah pemerintahan Nixon dan Ford.
4. Berperan Penting Sepanjang 1970-an
Kissinger berperan dalam banyak peristiwa global yang mengubah zaman pada tahun 1970-an, termasuk Perang Vietnam, pembukaan diplomatik Tiongkok, pembicaraan penting tentang kontrol senjata AS dengan Soviet hingga perluasan hubungan antara Israel dan negara-negara tetangganya di Arab.
Baca Juga: Puluhan Ribu Orang Lakukan Demonstrasi Bela Israel Di Ibukota Amerika Serikat
5. Peraih Hadiah Nobel Perdamaian
Hadiah Nobel Perdamaian tahun 1973 yang diberikan kepada Kissinger dan Le Duc Tho dari Vietnam Utara merupakan salah satu yang paling kontroversial dalam sejarah penghargaan ini.
Mereka dipilih atas kerja mereka dalam perundingan perdamaian Paris, yang mengatur penarikan pasukan AS, gencatan senjata, dan pelestarian pemerintahan Vietnam Selatan.
Dua anggota komite Nobel bahkan mengundurkan diri karena pilihan tersebut dan Tho menolak hadiah tersebut dengan alasan bahwa pekerjaan mereka belum membawa perdamaian.
6. Kisah Asmara Kissinger
Selama masa bujangannya, Kissinger terlihat bersama aktris Candice Bergen, Shirley MacLaine, Jill St John, Marlo Thomas, Liv Ullman, dan Samantha Eggar, serta Diane Sawyer, yang saat itu menjabat sebagai staf Gedung Putih dan kemudian menjadi penyiar ABC News.
Namun, mereka yang mengenalnya mengatakan bahwa citra playboy sebagian besar adalah ciptaan media.
7. Terakhir Terlibat di Pemerintahan AS pada 1977
Kissinger terakhir kali bekerja di pemerintahan kepresidenan pada tahun 1977, namun ia diketahui tetap menjalin hubungan dengan George W. Bush.
Presiden saat itu memilih Kissinger untuk mengepalai komisi yang menyelidiki serangan 11 September 2001, namun dia mengundurkan diri karena tidak ingin mengungkapkan nama-nama klien bisnis konsultannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









