Akurat

Profil Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik Dunia Harap Perang Gaza Usai

Muhtar S. Syihabuddin | 2 November 2023, 19:27 WIB
Profil Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik Dunia Harap Perang Gaza Usai

AKURAT.CO Paus Fransiskus, mengungkapkan perlunya solusi dua negara untuk Israel dan Palestina agar menghentikan perang yang tiada akhir ini dan menyerukan status khusus untuk Yerusalem. 

Dalam sebuah wawancara dengan saluran berita TG1 pada RAI Italia, Paus Fransiskus juga berharap agar krisis Gaza tidak berkembang menjadi eskalasi regional.

Baca Juga: Sri Sultan HB X Siap Terima Utusan Paus Fransiskus

"(Itu adalah) dua bangsa yang harus hidup bersama. Dengan solusi bijak itu, dua negara. Perjanjian Oslo, dua negara yang jelas dan Yerusalem dengan status khusus," kata Paus Fransiskus dalam wawancara dengan stasiun penyiaran RAI Italia, Kamis (2/11/2023).

Diketahui, Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin dan pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina Yasser Arafat berjabat tangan mengenai Perjanjian Oslo yang menetapkan otonomi terbatas Palestina pada tahun 1993.

Setelahnya Paus Fransiskus mengungkapkan, eskalasi yang meningkat, akan menjadi akhir dari banyak hal dan banyak nyawa. Dan dalam kesempatan tersebut, paus menyerukan untuk membantu warga Gaza dan gencatan senjata. 

Setiap harinya dia akan berbicara melalui telepon dengan para pastor dan biarawati yang mengelola sebuah paroki di Gaza. Paroki itu menampung sekitar 560 orang, dan tak hanya menampung umat beragama Kristen, tapi banyak juga umat Muslim.

Lalu siapakah Paus Fransiskus? 

Paus Fransiskus merupakan paus ke-266 dan juga pemimpin gereja katolik, sekaligus kepala negara Vatikan. Ia terpilih sebagai paus pada hari kedua Konklaf Kepausan 2013 pada tanggal 13 Maret 2013, menggantikan Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri. 

Paus Fransiskus juga merupakan imam Yesuit pertama yang terpilih sebagai Paus. Selain itu dia juga merupakan Paus non-Eropa pertama selama 1. 272 tahun terakhir, sejak Santo Gregorius III dari Suriah yang menjabat sebagai Paus sejak 731. 

Fransiskus lahir pada 17 Desember 1939 dengan nama Jorge Mario Bergoglio di Buenos Aires, Argentina. Ia merupakan anak tertua dari lima bersaudara dari pasangan Mario José Bergoglio dan Regina María Sívori. 

Baca Juga: Kisah Haru Kiska, Paus Orca Paling Kesepian Yang Mati Di Penangkaran

Saat masih muda Fransiskus pernah bekerja sebagai seorang penjaga bar dan petugas kebersihan sebelum akhirnya berlatih menjadi ahli kimia di Universitas Buenos Aires dan berhasil meraih gelar master pada bidang tersebut. 

Kemudian ketika menjabat sebagai Kardinal, Fransiskus dikenal sebagai pemuka agama yang berpandangan konservatif, namun memiliki jiwa sosial yang tinggi. Dia menentang praktik aborsi dan homoseksualitas. 

Akan tetapi, dia menyatakan dirinya menghargai kaum homoseks sebagai individu. Dia juga kerap mengkritik masalah perbedaan kelas sosial, dan dikenal memiliki hubungan yang cukup baik dengan pemuka agama dari beberapa agama besar di dunia.

Dan Fransiskus juga dipuji karena lebih memilih hidup sederhana dengan berbaur bersama yang lainnya, tidak seperti pendahulunya yang lebih memilih untuk tinggal di wisma Domus Sanctae Marthae daripada di apartemen kepausan di Istana Apostolik yang digunakan oleh Paus sebelumnya. (Almira Ramadhani)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.