Akurat

Dari Mana Hamas Dapat Ribuan Rudal Dan Senjata?

Titania Isnaenin | 11 Oktober 2023, 20:23 WIB
Dari Mana Hamas Dapat Ribuan Rudal Dan Senjata?

AKURAT.CO- Situasi di Timur Tengah semakin memanas setelah kelompok militan Palestina, yaitu Hamas, melancarkan serangan terhadap Israel pada Sabtu (7/10/2023). Serangan ini dimulai dengan peluncuran roket dan memicu kemarahan Israel, yang segera menyatakan perang melawan Hamas, suatu tindakan yang belum pernah terjadi sejak tahun 1973.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa Israel akan memberikan pembalasan yang sangat besar terhadap Hamas.

Di sisi lain, seorang pejabat di Pasukan Pertahanan Israel, Mayjen Ghassan Alian menggambarkan serangan Hamas sebagai pembukaan "gerbang neraka."

Alian mengatakan bahwa Hamas akan bertanggung jawab dan akan membayar akibat dari serangan tersebut yang telah menewaskan sekitar 700 orang di Israel.

Baca Juga: RS Indonesia Di Gaza Terkena Serangan Israel, Ternyata Ini Sejarah Berdirinya

Serangan Hamas terjadi pada Sabtu pagi dan menyebabkan kematian sekitar 200 orang di Israel. Serangan ini menarik perhatian karena intelijen Israel disebut-sebut telah kecolongan, dan ribuan roket yang ditembakkan oleh Hamas mampu menembus sistem pertahanan udara Israel, yaitu Iron Dome.

Hamas memiliki akses terhadap pasokan senjata dan fasilitas produksi senjata sendiri yang memperkuat persenjataan mereka. Sumber persenjataan Hamas dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Jalur pasir dan terowongan

Setelah Israel menarik diri dari Gaza pada tahun 2005, Hamas mulai membangun jalur pasokan rahasia dari negara-negara pendukungnya, seperti Iran dan Suriah.

Persenjataan, termasuk roket dan bahan peledak, diperoleh melalui perbatasan selatan Gaza dengan Mesir. Roket dan bahan lainnya dikirim ke Sudan, diangkut melalui truk melintasi padang pasir Mesir, dan diselundupkan melalui terowongan-terowongan sempit di bawah Semenanjung Sinai.

2. Produksi senjata dalam negeri

Setelah penggulingan Presiden Mesir, Muhammad Mursi, yang merupakan sekutu Hamas pada tahun 2013, Mesir menutup ratusan terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan senjata ke Gaza. Hal ini mendorong Hamas untuk memproduksi senjata sendiri di dalam Gaza.

Saat ini, sebagian besar roket yang digunakan oleh Hamas dibuat di dalam negeri dengan kreativitas teknik tertentu. Mereka dapat merakit ulang roket Iran dengan jangkauan hingga 80 km dan hulu ledak seberat 174 kg bahan peledak.

Para pejuang Hamas juga memanfaatkan rudal Israel yang sebelumnya tidak meledak untuk digunakan bagian dalamnya. Mereka menggunakan bahan seperti pupuk, pengoksidasi, dan lainnya untuk memproduksi roket-rocket tersebut.

3. Suplai senjata melalui laut

Salah satu cara yang digunakan oleh Hamas untuk mendapatkan senjata adalah melalui jalur laut. Senjata dimasukkan ke dalam kapsul tersegel dan dijatuhkan di perairan lepas pantai Gaza.

Baca Juga: Dikenal Memiiki Intelijen Luas, Mengapa Israel Gagal Menghentikan Serangan Hamas?

Metode pengiriman senjata ini dikenal sebagai "ship-to-shore transfer," yang memungkinkan Hamas mendapatkan persenjataan tanpa melalui kontrol perbatasan resmi dan memungkinkan mereka menerima pasokan senjata dalam jumlah besar secara terus-menerus.


4. Dukungan luar negeri

Hamas menerima suplai senjata dari luar negeri, seperti roket Fajr-3 dan Fajr-5 dari Iran, serta roket M302 dari Suriah.

Namun, Hamas juga telah mampu mengembangkan roket buatan sendiri yang memiliki jangkauan hingga hampir 160 km, yang dapat mencakup wilayah Israel.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.