AKURAT.CO, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta negara-negara anggota mengisi kekurangan dana yang diperlukan lembaga UNRWA untuk membantu pengungsi Palestina di Timur Tengah.
Badan Kerja dan Pemulihan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) kekurangan dana setelah keputusan Amerika Serikat (AS) memangkas lebih dari setengah dana bantuan pada lembaga itu.
PBB menggelar konferensi untuk pengumpulan dana bagi layanan dasar termasuk bantuan pangan, perawatan medis dan sanitasi, untuk lebih dari lima juta pengungsi Palestina di Tepi Barat, Jalur Gaza, Yordania, Lebanon dan Suriah.
Tidak jelas berapa banyak dana yang dijanjikan oleh setiap negara untuk menutupi kekurangan dana UNRWA tahun ini sebesar USD250 juta. Menurut pejabat PBB, AS sebelumnya merupakan pendonor terbesar UNRWA dengan bantuan USD364 juta untuk lembaga itu tahun lalu. Namun AS tahun ini hanya memberikan bantuan sebesar USD60 juta.
Pemangkasan bantuan oleh Presiden AS Donald Trump pada Januari itu membahayakan pemberian layanan dasar termasuk bantuan makanan di Jalur Gaza, klinik medis dan layanan pendidikan pada sekitar setengah juta anak-anak Palestina.
“Situasi rakyat Palestina sangat mengkhawatirkan dan tidak pasti, pertama karena pengungsi Palestina tidak melihat solusi pada nasib mereka,” ungkap Direktur UNRWA Pierre Krahenbuhl.
Saat pemerintahan Trump mengumumkan pada Januari untuk menahan USD65 juta dari rencana pendanaan USD125 juta untuk UNRWA, maka itu memutus jalur kehidupan untuk jutaan pengungsi yang telah tergantung pada lembagai tu selama lebih dari 70 tahun.
“Kami membayar rakyat Palestina RATUSAN JUTA DOLAR per tahun dan tidak mendapat apresiasi atau respek. Dengan Palestina tak lagi mau perundingan damai, mengapa kita membuat pembayaran masa depan yang besar pada mereka?” tweet Trump ketika itu.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional
- 10Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini





