Paus Leo XIV Ajak Wartawan Jadi Penyebar Damai di Era Digital dan AI

AKURAT.CO Dalam pertemuan perdananya dengan insan pers sejak terpilih sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik, Paus Leo XIV menyerukan kepada para jurnalis untuk menjadi garda terdepan dalam menyuarakan perdamaian dan menolak narasi kekerasan.
“Di tengah dunia yang penuh konflik, ketidakadilan, dan kesenjangan, Anda—para wartawan—memiliki peran vital dalam menyuarakan harapan, menyoroti kerja kemanusiaan, dan memelihara semangat untuk dunia yang lebih damai,” ujar Paus Leo XIV dalam audiensi khusus di Aula Paulus VI, Vatikan, dikutip pada Selasa (13/5/2025).
Ia mendorong media untuk tidak terjebak dalam narasi agresif atau kompetisi destruktif.
“Jangan memilih perang kata-kata dan gambar. Pilihlah komunikasi yang membangun, yang menjadi jembatan, bukan jurang,” tegasnya.
Menurut Paus, perdamaian bukanlah konsep abstrak, melainkan dimulai dari sikap pribadi dalam melihat, mendengar, dan berbicara tentang orang lain.
Baca Juga: KPK Fokus Bongkar Kasus Hasto Kristiyanto, Jaksa Dalami Dugaan Perintangan Penyidikan
“Komunikasi itu kekuatan. Dari cara kita menyampaikannya, dunia bisa berubah,” tuturnya.
Pemimpin gereja Katolik pertama asal Amerika Serikat ini juga menyinggung tantangan besar yang muncul dari kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI).
Ia menekankan bahwa teknologi bukan semata alat, tetapi juga tanggung jawab moral bagi seluruh umat manusia.
“AI adalah peluang besar, namun kita harus bijak. Pemanfaatannya harus diarahkan untuk kebaikan bersama. Ini adalah tanggung jawab kolektif kita semua, tanpa memandang usia atau posisi sosial,” kata Paus yang baru terpilih pada 8 Mei 2025.
Ia menegaskan kembali bahwa AI merupakan salah satu isu paling krusial di masa kini, dan umat manusia tidak boleh lengah terhadap dampak etis dan sosial yang ditimbulkan.
Melalui pesannya yang menyentuh dan reflektif, Paus Leo XIV mengajak dunia media untuk menjadi corong kedamaian dan kemanusiaan di tengah gelombang disrupsi digital yang semakin cepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik









